Hidupku, Pilihanku, Tanggung Jawabku

Papan Tulis403 Views

Upaya membangun karakter generasi muda tidak dapat dilakukan secara instan. Kesadaran akan pentingnya pembentukan karakter sejak dini inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan Pembinaan Karakter bagi siswa kelas VIII SMP Santo Aloysius Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, 9 Juni 2026.

Mengangkat tema “My Life, My Choice, My Responsibility”, kegiatan terselenggara melalui kerja sama dengan SMA Kolese De Britto Yogyakarta sebagai bentuk nyata kolaborasi antarlembaga pendidikan Katolik dalam mendampingi pertumbuhan generasi muda yang berkarakter, reflektif, dan bertanggung jawab.

Program ini menjadi bukti konkret komitmen SMA Kolese De Britto untuk terus berbagi praktik baik kepada sekolah-sekolah. Hal ini merupakan tindak lanjut dari semangat Sinode Pendidikan KAS.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Program 3B SMA Kolese De Britto, yaitu Berkolaborasi, Berkontribusi, dan Berprestasi, yang pada tahun ini mulai digalakkan secara lebih intensif. Berlandaskan spiritualitas Ignasian, program ini tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan manusia yang utuh, mampu mengenal dirinya, mengambil keputusan yang bijaksana, dan bertanggung jawab atas pilihan hidupnya.

Tiga narasumber dari SMA Kolese De Britto, yakni Filipus Dimas Darumurti, M.Pd., Yoga Jati Kusuma, S.Pd., dan Chr. Danang Wahyu P., S.Or., M.M., hadir mendampingi para siswa dalam berbagai dinamika yang dirancang secara interaktif dan reflektif.

Para peserta diajak memahami pentingnya menentukan prioritas dalam hidup.

Kegiatan diawali dengan sesi pengantar dan disposisi batin yang mengajak para siswa untuk mempersiapkan diri secara utuh sebelum mengikuti seluruh rangkaian pembinaan. Dalam sesi ini, para peserta diajak menyadari bahwa masa SMP merupakan masa penting untuk mengenali diri, memahami nilai-nilai kehidupan, serta belajar mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

Melalui pembentukan kelompok dan yel-yel, suasana kebersamaan mulai terbangun. Berbagai ice breaking dan trivia game yang dipandu secara kreatif membuat para siswa semakin antusias dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

Memasuki sesi berikutnya, para peserta diajak memahami pentingnya menentukan prioritas dalam hidup. Melalui refleksi mengenai pilihan-pilihan sehari-hari, para siswa belajar bahwa setiap keputusan, sekecil apa pun, akan berdampak pada masa depan mereka.

Dinamika “meremas kertas” dan “koran ajaib” menjadi sarana pembelajaran yang menarik sekaligus menantang. Dalam permainan tersebut, para siswa diajak mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, fokus, daya juang, dan kemampuan memecahkan masalah bersama-sama.

Tidak hanya berhenti pada pengalaman, seluruh dinamika kemudian dimaknai secara mendalam. Para siswa diajak melihat bahwa kehidupan merupakan anugerah yang harus disyukuri dan dijaga. Setiap pilihan yang diambil akan membentuk karakter, sementara tanggung jawab menjadi konsekuensi yang tidak dapat dihindari dari setiap keputusan yang dibuat.

Melalui pembentukan kelompok dan yel-yel, suasana kebersamaan mulai terbangun.

Pada sesi penutup, para siswa menuliskan surat untuk diri sendiri yang akan dibuka enam bulan mendatang. Melalui kegiatan ini, peserta diajak membuat komitmen pribadi mengenai perubahan kecil yang ingin diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Surat tersebut menjadi simbol harapan, tekad, dan keberanian untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Melalui pembinaan karakter ini, para siswa menyadari bahwa keberhasilan hidup tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh kemampuan mengenal diri, memilih yang baik, dan bertanggung jawab atas setiap tindakan.

Para siswa belajar bahwa menjadi pribadi yang baik dimulai dari hal-hal sederhana; jujur, disiplin, menghargai orang lain, menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, serta berani mengambil keputusan yang benar.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa SMP Santo Aloysius Turi. Lebih dari sekadar pelatihan, pembinaan karakter ini menjadi ruang refleksi yang membantu memahami bahwa masa depan dibangun dari pilihan-pilihan yang dibuat setiap hari.

Dengan semangat “My Life, My Choice, My Responsibility”, para siswa diajak untuk semakin menyadari bahwa hidup adalah anugerah, pilihan menentukan arah kehidupan, dan tanggung jawab adalah kunci untuk meraih masa depan yang bermakna.

Chr. Danang Wahyu Prasetio, S.Or., M.M
Humas & Jejaring SMA Kolese De Britto Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *