Festival Literasi SMP Eksperimental Mangunan, “Bikin Hidup Lebih Hidup”

News2106 Views

Sleman. SMP Eksperimental Mangunan Kalasan, Sleman, D.I. Yogyakarta mengadakan Festival Literasi pada Selasa-Jumat, 23-26 April 2024. Tujuan festival ini adalah sebagai bentuk ruang apresiasi pembelajaran selama satu semester yang telah dilakukan oleh peserta didik. Festival ini diharapkan mampu membangun relasi antarkelas maupun antarpeserta didik.

Festival ini rutin diadakan dua kali tiap satu tahun ajaran dan melibatkan siswa-siswi untuk menjadi panitia serta dengan tema yang berbeda. Pada tahun ajaran 2023/2024 semester genap ini, SMP Eksperimental Mangunan mengambil tema “Bikin Hidup Lebih Hidup”. Festival diadakan mulai hari Selasa bagi kelas IX khusus dan dibebaskan, sedangkan pada Rabu dan Kamis bagi kelas VII dan VIII difokuskan workshop, proyek siswa, dan Kesadaran Minat Bakat (KMB). Festival ini ditutup pada Jumat, 26 April 2024.

Ada banyak kegiatan dalam festival sebagai tanda berakhirnya proses belajar selama satu semester yang harus dirayakan sebagai sebuah keberhasilan yang menggembirakan dan bukan sekadar rutinitas.  ada banyak bentuk kegiatan seperti tarian, membaca puisi, workshop hasil proses belajar proyek siswa, Komunitas Minat Bakat/KMB (sanggar, minat dan bakat), menyanyi, dan Komunitas Wira Usaha (KWU).

Hasil karya workshop siswa. (Foto: Uziel Elhaksa)

“Dengan adanya festival ini kami berharap akan memberikan ruang pengembangan serta penggalian potensi peserta didik dalam berkreasi sesuai dengan bakat dan minat siswa. Selain itu kami berharap melalui festival ini, bakat dan minat siswa dapat berkembang dengan baik seperti public speaking, pernak-pernik kreasi, serta dapat menjadi bekal siswa untuk ke depannya dalam membuat dan menyusun suatu acara,” terang Nofarida, Ketua Panitia Festival Literasi SMP Mangunan Kalasan.

Diberitakan sebelumnya, Festival Literasi SMP Eksperimental Mangunan merupakan proses pembelajaran di sekolah. Sejatinya bukan sekadar kegiatan rutin yang selalu berulang setiap tahun.

Konsep belajar dengan Kurikulum Merdeka yang ditetapkan oleh pemerintah mestinya mampu memberikan ruang yang cukup leluasa bagi setiap insan yang terlibat di dalam proses tersebut untuk mendapatkan pengalaman baru yang istimewa dan spesial secara personal.

Inilah yang selama ini dihidupi di SMP Eksperimental Mangunan. Berakhirnya proses belajar selama satu semester harus dirayakan sebagai sebuah keberhasilan yang menggembirakan dan bukan sekadar rutinitas belaka.

Kegiatan yang dipilih untuk merayakan kegembiraan tersebut dinamai sebagai Puncak Festival Literasi. Nama ini dipilih karena mengandung makna mendalam bahwa dalam setiap proses belajar, setiap individu pasti melakukan kegiatan literasi, baik itu literasi pustaka, sosial, maupun ekologi. Kegiatan literasi inilah yang kemudian dirayakan bersama dalam konsep Festival Sahabat Mangun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *