Bina Iman Anak dan Remaja Selaras Implementasi Program “Sleman Religi”

News467 Views

Sleman. Panitia Bina Iman Anak dan Remaja (BINAR) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Panitia BINAR, Yakobus Sarno dan Y. Sasongko, hadir  didampingi CB. Ismulyadi selaku Penyelenggara Katolik.

Pertemuan digelar di ruang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Selasa, 7 Juli 2026, untuk membahas sinergi dan implementasi program “Sleman Religi” di kalangan anak dan remaja.

H. Nadhif, S.Ag., M.S.I. selaku Kepala Kantor Kementerian Agama berkenan menerima, menyampaikan arahan dan masukan pelaksanaan Bina Iman Anak dan Remajabagi murid beragama Katolik di lingkungan sekolah dasar dan sekolah menengah negeri maupun umum di Kabupaten Sleman. Turut hadir jajaran Y. Agus Seno dan Ristiana Putri, Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani Kabupaten Sleman.

Dalam pemaparannya, Ismulyadi menyampaikan Bina Iman Anak dan Remaja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.

“Kami ingin program pembinaan iman ini selaras dan sekaligus menjadi implementasi visi ‘Sleman Religi’. Tujuannya agar anak dan remaja tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan toleran,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Nadhif mengapresiasi inisiatif panitia. Ia menegaskan bahwa “Sleman Religi” merupakan gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat Sleman yang religius, moderat, dan berdaya.

“Implementasi ‘Sleman Religi’ harus dimulai dari usia dini. Kemenag Sleman memberikan apresiasi kepada Panitia Bina Iman Anak dan Remaja melalui penguatan materi, pelatihan, pembinaan anak dan remaja, serta penguatan literasi keagamaan berbasis moderasi beragama,” tegas Nadhif.

Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh baik pembinaan umat di tingkat daerah. “Sebagai bentuk kegiatan, tentu saja BINAR perlu mengkaji sisi before and after bagi peningkatan pengetahuan, pemahaman, penyadaran, dan pelaksanaan sehingga para anak dan remaja semakin dewasa dalam iman,” pungkasnya.

Menurut Yakobus Sarno, “‘Sleman Religi’ yang digagas Pemerintah Kabupaten Sleman menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam rangka pembinaan dan pendampingan iman bagi para murid.”

Audiensi ditutup dengan penyerahan dokumen program kerja Panitia Bina Iman Anak dan Remaja 2026 kepada Kepala Kantor Kemenag Sleman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *