Bergerak Jadi Pelestari Alam Ciptaan Tuhan

News1820 Views

Yogyakarta. Tanggal 4 Oktober merupakan Pesta Peringatan Santo Fransiskus Assisi, pelindung para suster dari Ordo Suster Santo Fransiskus (OSF). Dalam rangka memeriahkan “Fransiskus Day”, Sekolah-sekolah Marsudirini Perwakilan Yogyakarta yang diselenggarakan para Suster OSF menggelar kegiatan ekspo bersama guru, karyawan, dan siswa untuk makin mendekatkan sekolah dengan orang tua, relasi, dan masyarakat umum.

Ragam acara ekspo bertema “Ayo Bermain, Belajar, dan Bergembira bersama Marsudirini” ini meliputi kompetisi atau lomba beberapa macam ekstrakurikuler perorangan (tunggal) ataupun kelompok di tingkat TK Mater Dei, SD Marsudirini, SMP Maria Immaculata, dan SMA Santa Maria; demo ekstrakuriler unggulan; pentas seni dan gelar karya; trial; bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); stand Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB); dan Misa Pesta Santo Fransiskus Assisi.

Kegiatan trial antara lain kelas calistung dan parenting, kelas bahasa Inggris, dan kelas pra-TK. Sedangkan lomba-lomba yang digelar antara lain menggambar dan mewarnai tingkat TK se-DIY dengan memperebutkan tropi Djoko Pekik, menyanyi tunggal tingkat TK se-DIY yang memperebutkan tropi G.K.R. Mangkubumi, STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dengan piala bergilir dari Rumah Edukasi, e-sport Mobile Legends tingkat SD dan SMP, solo vocal tingkat SMP, dan K-Pop dance tingkat SMP.

Para orang tua siswa turut menggelar usahanya dalam bazar UMKM di SD Marsudirini Yogyakarta.

Bazar UMKM dimulai pada Senin, 30 September 2024 hingga Jumat, 4 Oktober 2024. Misa Pesta Santo Fransiskus Assisi diselenggarakan pada Kamis, 3 Oktober 2024. Kegiatan ditutup dengan acara pentas seni pada Sabtu, 5 Oktober 2024 di SMA Santa Maria Yogyakarta.

“Kegiatan bersama guru, karyawan, dan siswa dalam satu kompleks merupakan upaya membangun kebersamaan dan kekeluargaan. Hal ini dapat menumbuhkan rasa saling pengertian, menerima, memiliki, hingga akan terbangun kekeluargaan atas dasar semangat kebersamaan dan persaudaraan,” terang Sr. M. Paulia OSF selaku Penanggung Jawab Yayasan Marsudirini Perwakilan Yogyakarta dalam jumpa pers di kantor yayasan pada Senin, 30 September 2024.

Ketika semangat kebersamaan dan persaudaraan sudah semakin berkembang, maka kerja sama yang erat antarunit demi kemajuan bersama dapat diwujudnyatakan. Jalinan kerja sama yang erat ini memungkinkan dibangun pendidikan berkesinambungan yang akan menjadi keunggulan dan nilai plus bagi Sekolah-sekolah Marsudirini.

“‘Kami bisa karena kami bersama’ menjadi kesadaran dan keinginan yang terus-menerus dihidupi dalam kehidupan bersama satu kompleks,” imbuh Sr. Paulia.

Sementara itu, Fransisca Indriyani selaku ketua panitia menjabarkan tujuan ekspo ini digelar. Pertama, sebagai media untuk mendekatkan masyarakat dan sekolah dengan cara mengajak mereka mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang dalam ekspo. Kedua, mempromosikan keunggulan sekolah melalui pentas talenta dan bakat siswa-siswi Marsudirini serta pameran produk hasil karya, kejuaraan, dan demo ekstrakurikuler unggulan.

“Ketiga, kami mendorong minat masyarakat untuk menimbang pilihan (menyekolahkan anak-anaknya) kepada Marsudirini melalui kegiatan trial, demo bakat, dan stand pendaftaran PPDB. Keempat, kegiatan ini menjadi media kerja sama sekolah dengan UMKM berbasis orang tua, perusahaan, dan lembaga pendidikan dalam menjual produk usahanya,” lanjut Indri yang merupakan guru SD Marsudirini Yogyakarta ini.

Masyarakat umum juga ikut terlibat dalam kegiatan bazar UMKM.

Pada acara pentas seni akan diluncurkan jingle Yayasan Marsudirini Perwakilan Yogyakarta serta JPIC (Justice, Peace, and Integrity of Creation).

Tentang JPIC, Sr. Paulia menyebutkan sebenarnya bukan hal baru. “Tetapi kami mendapat informasi dan imbauan dari Yayasan Marsudirini Pusat bahwa setiap perwakilan Marsudirini me-launching JPIC,” terangnya.

Kegiatan JPIC yang diselenggarakan para suster OSF ini adalah dalam rangka menjaga keutuhan ciptaan Tuhan atau merawat lingkungan hidup. “Karena pada bulan Oktober ini adalah hari Fransiskus bagi kami, maka ini dimunculkan dan kami semua diharapkan menjaga keutuhan alam ciptaan,” lanjut Sr. Paulia.

Bersamaan dengan launching JPIC, Yayasan Marsudirini Perwakilan Yogyakarta ingin masyarakat juga mengenal karya pendidikan ini dengan mengundang ketua RT dan RW, lurah, serta camat setempat untuk melaksanakan kerja bakti di sekitar SMA Santa Maria Yogyakarta di Kelurahan Prawirodirjan, Kemantren (Kecamatan) Gondomanan.

“Gerakan kerja bakti bersama akan dilaksanakan oleh perwakilan unit-unit, dari TK, SD, SMP, dan SMA juga asrama yang masing-masing mewakilkan lima orang. Mereka terdiri dari guru atau karyawan, juga para siswa dari pengurus OSIS SMP dan SMA. Dengan gerakan ini, kami semua diharapkan makin menjadi pelestari alam ciptaan Tuhan,” papar Sr. Paulia.

Selain itu, diserahkan pula tanaman bunga kepada Kepala SMA Santa Maria Yogyakarta sebagai simbol JPIC yang nanti akan ditanam dan dipelihara di sekolah sebagai salah satu upaya melestarikan keutuhan ciptaan Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *