Anak Indonesia Dibaptis di Basilika Santo Petrus Vatikan

News2678 Views

Vatikan. Sebuah peristiwa penuh makna terjadi ketika Damian Orlin Baskara, balita berusia 1,5 tahun asal Yogyakarta, menerima Sakramen Baptis di Basilika Santo Petrus, Vatikan, pada Senin, 26 Mei 2025.

Prosesi istimewa ini berlangsung pada era kepemimpinan Sri Paus Leo XIV, yang belum lama ini dilantik sebagai pemimpin umat Katolik sedunia. Damian, putra pasangan Daniel Oscar Baskoro dan Erlinda Aji Ayuningrum, menerima sakramen ini dalam prosesi yang dipimpin oleh Rm. Benoit Alloggia, O.S.B., Pastor Paroki Basilika Santo Petrus dan disaksikan tokoh rohaniwan asal Indonesia, Rm. Christianus Surinono, OCD yang kini menjabat Definitor General (Sekretaris Jenderal) Ordo Karmel di Roma.

“Kami benar-benar terkejut saat menerima surat dari Vatikan bahwa putra kami mendapat kesempatan dibaptis di sana. Ini adalah kebahagiaan sekaligus berkat yang luar biasa,” ujar Oscar, yang juga dikenal sebagai tokoh inovasi digital di sektor publik Indonesia.

Damian Orlin Baskara menerima Sakramen Baptis dari Rm. Benoit Alloggia, O.S.B., Pastor Paroki Basilika Santo Petrus. 

Sebagai bagian dari komunitas umat Katolik Paroki Santo Yohanes Rasul Pringwulung, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), keluarga Damian menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan serta doa dari berbagai pihak yang turut membantu selama prosesi ini.

“Saya merasa terhormat menjadi saksi baptisan Damian, yang mungkin menjadi salah satu anak pertama dari Indonesia yang menerima sakramen baptis di tempat yang sangat sakral ini. Ini sungguh sebuah berkat, karena sangat jarang adanya kesempatan pembaptisan di sini,” ujar Rm. Christianus.

Dalam momen penutup, Oscar menyampaikan doa dan harapannya, “Dengan kerendahan hati, kami mohon doa. Semoga Damian tumbuh menjadi pribadi yang membawa kebaikan, kasih, dan harapan bagi orang-orang di sekitarnya. Kami juga berharap momen ini dapat menginspirasi banyak keluarga di Indonesia untuk terus merawat nilai-nilai kasih, harapan, dan kebersamaan, terlepas dari latar belakang agama maupun budaya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *