Tour Khusus di Taman Paus Vatikan di Bulan Maria

Galeri289 Views

“Satu-satunya cara menghentikan perang adalah melalui pengampunan!”

Pesan dari Perawan Maria sangat mengganggu dan jelas. Sepanjang sejarah, ia selalu menunjukkan kepada umat manusia rencana keselamatannya. Di Fatima, misalnya, ketika menampakkan diri kepada tiga anak gembala, beliau menyampaikan “rencana perdamaian” yang sejati, mengajak dunia untuk berdoa, kembali kepada Injil, dan mengkonsekrasikan diri mereka kepada Hatinya Yang Tak Bernoda.

Doa untuk Perdamaian. Kalimat ini masih ini masih relevan ketika mempertimbangkan keadaan dunia saat ini. Sungguh pas pada bulan Maria, Mei 2024, Museum Vatikan menawarkan tour ke taman Paus. Peziarah dapat mengunjungi taman Paus setiap hari Rabu dan Sabtu.

Sejalan dengan yang selalu ditekankan para Paus akan pentingnya dan kekuatan doa untuk perdamaian. Inisiatif “Mei Bersama Maria”, yang dipersembahkan oleh Museum Vatikan bagi pengunjung untuk berkesempatan membenamkan diri dalam keindahan Taman Vatikan. Pengunjunga akan berjalan dan menyaksikan berbagai gambar Maria yang ada di sana.

Suster Emanuela Edwards menjelaskan, pada hari Rabu, para peziarah diundang untuk bergabung setelah audiensi kepausan untuk pembukaan Taman yang luar biasa. Pada hari Sabtu pagi, yang secara tradisional didedikasikan untuk Maria. Pengunjung dapat memanfaatkan wisata ziarah ini.

Gua Lourdes di Taman Vatikan.

Ratu Damai

 “May with Mary,” lanjut biarawati itu, “adalah kunjungan yang meliputi 10 perhentian di patung dan gambar Madonna yang paling penting. Ini mengingatkan kita pada satu dekade rosario, jadi pada periode ini ketika ada banyak ketegangan di dunia, pada setiap gambar Maria, peziarah akan berdoa untuk perdamaian di dunia.

Patut diingat bahwa di taman-taman tersebut, terdapat 27 gambar Madonna yang berbeda, sehingga peziarah dapat dengan tepat mengatakan bahwa ini adalah taman-taman-Nya. Dan berdoa dengan cara ini demi perdamaian di dunia adalah hal yang benar dan mulia.”

Doa Paus

Gambar-gambar Perawan Maria yang ditampilkan dalam tour “Mei bersama Maria” terkait dengan pengabdian orang-orang yang berpaling kepada Perawan Maria di masa perang untuk memohon perdamaian.

Mengenai Bunda Maria di Fatima dan konflik di Ukraina, Suster Emanuela mengenang: “Paus Fransiskus mengikuti seruan Fatima dengan menguduskan tujuan perdamaian kepada Ratu Perdamaian. Selama kunjungan kami, kami mendaraskan doa yang sama di depan patung Bunda Maria di Fatima. Madonna dari Fatima, dalam persekutuan dengan intensi Bapa Suci.”

Bunda Maria Pengasih di Taman Vatikan.

Belas kasihan: Jalan menuju perdamaian abadi

Madonna of Mercy, yang diciptakan oleh Renata Minuto ditahtakan di pintu masuk Chalet Leo XIII. Berjalan melalui Taman Vatikan, peziarah diajak menemukan contoh lain dari perantaraan Maria untuk perdamaian.

“Madonna,” kenang kepala Kantor Kegiatan Pendidikan Museum Vatikan, muncul di hadapan petani Antonio Botta pada tahun 1536. Saat itu, Savona sedang menggunakan seluruh kekuatannya dalam perang melawan Republik Genoa mengundang kedua belah pihak untuk berdamai, mendesak mereka untuk menggunakan belas kasihan dan bukan keadilan, sehingga mengakhiri konflik.

Bunda Maria sebagai Bunda Pengasih, mengajarkan bagaimana memiliki kedamaian abadi. Inilah yang beliau inginkan agar peziarah ingat saat ini di dunia yang dilanda perang. Satu-satunya cara untuk menghentikan perang adalah melalui pengampunan!”

Bunda Penjaga di Taman Vatikan.

Spiritualitas Taman Vatikan

Alam, air mancur, artefak kuno, patung Perawan Maria dan orang-orang kudus menyumbangkan apa yang dapat didefinisikan sebagai “spiritualitas Taman Vatikan”, sebuah tempat perlindungan doa dan kontemplasi yang dihargai dan dijalani oleh Penerus Petrus.

Di tempat yang indah ini, para Paus seperti Yohanes Paulus II dan Benediktus XVI biasa berjalan-jalan setiap hari sebagai momen istirahat dan berdoa. Bahkan Paus Fransiskus, seperti para pendahulunya, menghiasi Taman dengan patung Perawan Maria. Luján, terbuat dari bahan daur ulang untuk pengingat bahwa tidak ada yang hilang, tidak ada yang terbuang, namun semuanya memiliki makna dalam karya agung Tuhan.

Taman Vatikan.

“Pesan lainnya adalah taman ini juga mencerminkan ajaran Paus, dan ini juga meninggalkan pesan penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed