Kulon Progo. Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, CB. Ismulyadi, menyertai pengurus Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Pesparani Katolik Kabupaten Sleman audiensi dengan Romo Vikep Kevikepan Jogja Barat, Rm. Y. Sunaryadi, Pr.
Audiensi digelar Rabu, 29 Juli 2026 di Kantor Kevikepan Yogyakarta Barat Wates, Kulon Progo.
Penyelenggara Katolik menyampaikan ucapan terima kasih kepada Romo Vikep Kevikepan Jogja Barat yang telah memberikan kesempatan kepada Penyelenggara Katolik dan LP3KD untuk dialog.
“Melalui kesempatan ini, selain menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan sebagai Vikaris Episkopalis di Kevikepan Jogja Barat, kami bersama LP3KD (Pesparani) mohon arahan agar pelaksanaan Pesparani Kabupaten Sleman berjalan lancar dan semakin sinergis dengan Gereja,” ucap Ismulyadi.
Thomas Rasul Mujiana, pengurus LP3K Sleman, menyampaikan perkenalan sekaligus mengutarakan, “Pesparani bukan sekadar lomba, tetapi juga melaksanakan workshop terkait pemahaman dan pendalaman lagu-lagu liturgi. Harapannya, lembaga ini berjejaring dengan Komisi liturgi.”
Lebih lanjut, Anton Adi Prabowo, Ketua 1 LP3KD, menambahkan, “Pesparani tahun 2026 akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di kompleks Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Kami berharap paroki-paroki di wilayah Kabupaten Sleman dapat terlibat dalam kegiatan ini.”
Dalam dialog terbuka, Rm. Sunaryadi menyampaikan apresiasi terhadap kepengurusan LP3K Kabupaten Sleman periode 2026-2029 dan penyelenggaraan Pesparani.
“Paroki tentu memiliki dinamika beragam, baik dengan program-program di tingkat Paroki, Kevikepan dan Keuskupan,” katanya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, “Workshop merupakan wujud kerja sama yang bisa diteruskan. Adanya statuta dari LP3K memungkinkan adanya pengembangan kreatifitas. Semoga pada tahap berikutnya ada perencanaan sinergis sehingga Pesparani dapat lebih dirasakan bagi masyarakat Katolik di Kabupaten Sleman.”








