Potensi Kader Pemuda Katolik sebagai Penyuluh dan Guru Agama Katolik

News1374 Views

Sleman. Pemuda Katolik Cabang Sleman bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diwakilkan oleh CB. Ismulyadi, Pebimas Katolik, menggelar pertemuan koordinasi yang membahas peluang kolaborasi pelayanan keagamaan serta penguatan bidang pendidikan umat Katolik pada Senin, 23 Februari 2026.

Pertemuan yang dihadiri masing-masing tujuh perwakilan dan Dewan Pembina dari Pemuda Katolik Komcab Sleman dan Pebimas Katolik Kementerian Agama Kab. Sleman menyoroti berbagai peluang pengabdian, khususnya potensi keterlibatan kader sebagai penyuluh dan guru agama Katolik.

Dalam sesi berbagi program bidang pendidikan, dibahas rencana penyelenggaraan kegiatan Ekaristi Kaum Muda (EKM) se-Sleman di Seminari Tinggi serta penguatan kaderisasi pelajar melalui pertemuan di setiap rayon.

Program ini menyasar pelajar dari sekolah negeri dengan tujuan membangun regenerasi kepemimpinan iman. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan pendamping sehingga direncanakan proses rekrutmen pendamping baru.

Pertemuan juga menyoroti kebutuhan tenaga pelayanan di sekolah dasar akibat banyaknya guru yang telah memasuki masa purnatugas. Selain bidang pendidikan, pelayanan sosial dan pastoral turut menjadi perhatian, meliputi pendampingan rutin bagi pasien di tiga rumah sakit besar di Sleman, pelayanan di lembaga pemasyarakatan, pendampingan anak binaan di bawah umur, serta pelayanan bagi orang dengan gangguan jiwa di panti rehabilitasi.

Secara umum, keterbatasan waktu dan tenaga menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan pelayanan. Namun demikian, terbuka peluang penguatan peran penyuluh agama Katolik di berbagai bidang serta pengembangan tenaga pendidik melalui mekanisme yang berlaku, termasuk jalur guru tidak tetap dan kesempatan bagi lulusan S-1 untuk mengikuti seleksi PPPK.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pelayanan keagamaan, pendidikan, serta keterlibatan aktif umat Katolik dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Petrus Eko Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *