Misa Requiem Kardinal Ayuso Tanpa Jenazah, Panti Asuhan Ganjuran Gelar Doa Arwah

News1357 Views

Vatikan. Perayaan Misa Requiem untuk mendoakan almarhum Kardinal Miguel Angel Ayuso Guixot MCCJ di Katedral Sevilla, Spanyol pada Jumat, 29 November 2024, sekitar pukul 17.30 waktu setempat, akan dilaksanakan tanpa jenazah Prefek Dikasterium untuk Dialog Antarumat Beragama Tahta Suci Vatikan ini.

Kabar ini disampaikan Romo Markus Solo Kewuta SVD, Staf Khusus Dikasterium untuk Dialog Antarumat Beragama.

“Jenazah Kardinal Ayuso masih disemayamkan di sebuah tempat khusus di Roma oleh karena berbagai urusan birokrasi belum tuntas. Diperkirakan Senin, 2 Desember 2024, jenazah beliau sudah bisa diterbangkan ke Sevilla untuk seterusnya dimakamkan di sana,” jelas Padre Marco.

Satu-satunya pejabat Vatikan asal Indonesia itu mengungkapkan, pada Rabu sore, 27 November 2024, telah diadakan Misa Requiem di dalam Katedral Basilika Santo Petrus yang terletak di belakang altar utama, yang dipimpin Kardinal Yohanes Giovani Battista Re, Ketua Kollegium para Kardinal.

“Misa dihadiri oleh puluhan Kardinal, puluhan Uskup, dan kami dari Dikasteri untuk Dialog Antarumat Beragama atau Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama (PCID), Paus Fransiskus, serta para pastor yang bekerja di sana juga ikut berkonselebrasi di altar,” papar Padre Marco.

Ia mengungkapkan, peti jenazah Kardinal Ayuso dibawa dari Rumah Sakit Gemelli di Kota Roma, Italia, sekitar pukul 13.30 waktu Vatikan, kemudian dibawa masuk ke dalam Basilika Santo Petrus.

Tampak hadir pula dalam Misa Requiem, sekitar 20-an orang keluarga terdekat almarhum Kardinal Ayuso yang datang langsung dari Sevilla, Spanyol.

Pada akhir Misa Requiem, lanjut Padre Marco, Paus Fransiskus memberkati peti jenazah yang langsung diikuti dengan ritus penutupan. “Selanjutnya, peti jenazah dibawa keluar dan disemayamkan di sebuah tempat di Kota Roma, untuk menunggu proses legalitas dokumen sebelum dapat diterbangkan ke Spanyol,” jelas Padre Marco.

Panti Asuhan Elizabeth, Ganjuran, Bantul, DIY, mengadakan ibadat arwah dan doa Rosario untuk Kardinal Ayuso yang diikuti anak-anak panti, para karyawan, dan para suster. (Foto: Dok. Sr. Krispiani CB)

Doa Anak-anak Panti Asuhan
Sementara itu dari Ganjuran, Suster Krispiani CB mengungkapkan Panti Asuhan Elizabeth yang berada di kompleks Gereja Ganjuran, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), merasa kehilangan atas meninggalnya Kardinal Miguel Ayuso, pada Senin sore, 25 November 2024.

“Kami para suster, karyawan, dan utamanya anak-anak Panti merasa sangat kehilangan mengingat momen kunjungan beliau ke tempat kami Februari tahun lalu,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Sr. Krispiani, begitu mendengar kabar duka tersebut, pihaknya berinisiatif untuk menggelar ibadat arwah. “Dua hari yang lalu, anak-anak Panti Asuhan, para karyawan, dan para suster menggelar ibadat arwah dan doa Rosario untuk Kardinal Ayuso,” tutur Sr Krispiani CB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *