Kearifan Lokal untuk Satukan Perbedaan

News1014 Views

Flores Timur. Pembentukan kampung (lewo) dalam masyarakat Lamaholot, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan kesepakatan antara suku asli (Ile Jadi) dan suku-suku pendatang (Tenamao).

“Keberagaman sudah dialami masyarakat sejak awal pembentukannya,” ungkap Petrus Pedo Beke, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Flores Timur dalam dialog lintas agama di Kecamatan Lewolema pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Dalam berbagai kesempatan dialog di seluruh wilayah Flores Timur, masyarakat selalu mengakui bahwa kerukunan hidup antarumat beragama tidak menjadi persoalan. Mereka terikat satu dengan yang lain oleh kesamaan sejarah dan budaya, juga paham tentang lewo sebagai jagat hidup.

“Jika ada lagi yang datang, mereka diterima dengan ritual adat. Biasanya, pendatang itu diterima sebagai salah satu warga dari salah satu suku yang ada di desa,” terang Sebastianus Koten dari Desa Bantala.

Dialog kali ini menggunakan metode urun rembuk, dimulai dari sharing pengalaman masyarakat. Kemudian, salah satu dari perwakilan unsur-unsur agama Katolik, Islam, Kristen, dan Hindu dalam FKUB menanggapinya dari perspektifnya masing-masing.

Selanjutnya, peserta mengusulkan hal-hal yang perlu dirumuskan sebagai kesepakatan bersama, antara lain (1) kerukunan sungguh membahagiakan, karenanya harus senantiasa dirawat; (2) jangan terprovokasi oleh isu-isu atas nama agama, tetapi terselubung kepentingan pribadi atau kelompok; (3) tidak diskriminasi terhadap kelompok minoritas; (4) mematuhi regulasi, seperti pendirian rumah ibadat dan penyiaran agama; (5) hormat kepada pemeluk agama lain beserta ajaran, ritual, dan tradisinya; (6) peningkatan peran dan fungsi FKUB; (7) pemerintah perlu membangun pekuburan umum, selama ini hanya ada pekuburan untuk umat beragama tertentu; (8) dialog lintas agama tidak sebatas tentang ajaran, tetapi diperluas pada dialog karya dan kehidupan sehari-hari.

Bernardus Tukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *