Bantul. Ratusan umat Katolik Paroki St. Theresia Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memadati gereja paroki untuk mengikuti Perayaan Ekaristi pembukaan rangkaian kegiatan Hari Paroki (Harpa) tahun ini. Misa Kudus yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita ini secara resmi menandai dimulainya perayaan tahunan yang bertujuan mempererat persaudaraan dan merefleksikan perjalanan iman Paroki. Sementara itu, puncak hari jadi paroki jatuh pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Perayaan Ekaristi yang dipimpin Pastor Kepala Paroki Rm. Antonius Hadi Cahyono, Pr bersama dengan Pastor Vikaris Rm. Antonius Koko Kristanto, Pr berlangsung meriah dengan nuansa budaya.
Perayaan Ekaristi diawali dengan perarakan dari Bruderan FIC Sedayu menuju Gereja St. Theresia Sedayu. Umat berkumpul bersama untuk mengikuti doa pembuka oleh Rm. Hadi. Perarakan diiringi dengan tarian tradisional oleh kaum muda Paroki Sedayu.
Antonius Lutvi Lumantara, Koordinator Liturgi Hari Paroki (Harpa) 2025, menjelaskan kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang menjadi momen penting bagi umat di paroki. “Kegiatan Hari Paroki (Harpa) ini biasanya diadakan setiap tahunnya dari tanggal 1 Oktober sampai akhir bulan,” terang Antonius.

Suasana gereja tampak meriah sejak sore hari. Umat berdatangan dengan wajah yang penuh antusias. Umat dari beberapa lingkungan berdatangan secara berkelompok. Alunan paduan suara umat mengiringi perayaan dengan syahdu. Misdinar dengan tertib melayani di altar, sementara lektor dan petugas liturgi melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Semua ini menggambarkan keterlibatan aktif seluruh umat dalam menyemarakkan pesta iman paroki.
“Hari Paroki adalah saat kita kembali merefleksikan panggilan kita sebagai Gereja yang hadir dan hidup di tengah masyarakat. Ini bukan hanya perayaan, tetapi juga panggilan untuk menjadi berkat,” tegas Rm. Hadi.
Ia mengajak umat untuk menjadi bagian dari paroki, artinya siap untuk hidup melayani di tengah masyarakat.
Dengan adanya Misa Pembukaan yang penuh dengan semangat dan sukacita ini, Hari Paroki Sedayu 2025 resmi dimulai. Perayaan ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi seluruh umat untuk semakin bersatu dalam iman, bertumbuh dalam kasih, dan berbuah dalam pelayanan nyata di tengah masyarakat.
Dina, Sella, Clara














