Diutus Menjadi Saksi Kristus yang Dewasa

Penerimaan Sakramen Penguatan Gereja St. Theresia Sedayu

News1434 Views

Bantul. Gereja St. Theresia Sedayu pada Senin, 29 September 2025, dipenuhi oleh sukacita umat yang mengikuti Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Penguatan atau Krisma. Misa Kudus yang dimulai pukul 17.00 WIB dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS) Mgr. Robertus Rubiyatmoto bersama Rm. Antonius Hadi Cahyono, Pr (Pastor Paroki), dan Rm. Antonius Koko Kristanto, Pr (Pastor Vikaris).

Perayaan ini menjadi momen penting bagi para krismawan dan krismawati untuk diteguhkan dalam iman Katolik. Tema khusus yang diambil oleh panitia adalah “Dikuatkan oleh Roh Kudus Menjadi Utusan Kristus”.

Katekis-katekis dari Paroki St. Theresia Sedayu mempersiapkan 135 krismawan dan krismawati dari usia remaja hingga dewasa untuk menerima Sakramen Penguatan kurang lebih selama 21 minggu atau sekitar 5 bulan lebih.

“Sapaan Allah pada kita hari ini semakin nyata dan semakin besar melalui pencurahan Roh Kudus-Nya kepada kita yang kita terima melalui Sakramen Penguatan,” tutur Mgr. Rubi.

Ia juga berpesan bahwa Roh Kudus yang diterima dalam Sakramen Penguatan merupakan bentuk kasih Allah. “Sakramen Penguatan merupakan salah satu cara, bagaimana Allah mendampingi kita, mencurahkan rahmat-Nya yang luar biasa sehingga akhirnya sungguh-sungguh menjadi milik-Nya,” ucap Mgr. Rubi.

Mereka sudah menjadi orang Katolik yang full, tiga sakramen inisiasi sudah terpenuhi semua.

Pada akhir perayaan, Mgr. Rubi menyampaikan profisiat dan berfoto bersama dengan para krismawan dan krismawati. Setelah itu, dilanjutkan acara wawan hati, yakni kegiatan berdialog bersama Bapak Uskup dari hati ke hati di aula Gereja St. Theresia Sedayu.

Dalam suasana yang penuh sukacita dan kekhidmatan, krismawan dan krismawati telah menerima Sakramen Penguatan yang melengkapi inisiasi mereka dalam iman Katolik. Melalui pengurapan Minyak Krisma, mereka kini resmi diutus untuk menjadi saksi Kristus yang dewasa di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

“Harapannya, mereka sudah menjadi orang Katolik yang full, orang Katolik yang penuh. Berarti, tiga sakramen inisiasi sudah terpenuhi semua. Maka, sekarang tinggal menjadi orang Katolik yang penuh di tengah masyarakat. Menjadi garam, menjadi terang bagi orang-orang di sekitarnya,” ujar Agustinus Arie Budiyanto, Ketua Panitia.

Orang tua dari krismawan krismawati juga berharap untuk anak-anaknya. “Dengan menerima Sakramen Penguatan, semoga mereka semakin kuat, taat, rajin, dan pokoknya Tuhan Yesus nomor satu. Yes!” harap Martina Muryani bahagia .

Dina & Maria Clara Yosefanie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *