Yogyakarta. Karl Edmund Prier atau yang akrab dipanggil Romo Prier adalah seorang pastor Katolik dari Ordo Serikat Jesus dan berasal dari Jerman. Kamis, 11 Mei 2023, di usianya yang sudah berkepala 8, Romo Prier akan diberi gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta.
Staf Romo Prier di Pusat Musik Liturgi (PML) Yogyakarta, Wahyudi, menginformasikan bahwa Romo Prier akan menerima gelar HC atas dedikasinya dalam bidang musik dan akan menyampaikan pidato ilmiahnya berjudul “Hidup untuk Musik”.
Pada hari itu, secara bersamaan, gelar doktor kehormatan juga akan diberikan kepada Prof. Gunnar Spellmeyer yang akan membawakan pidato ilmiahnya bertajuk “Reinforcing Creativity – Handling The Age of Chaos“.
Romo Prier telah sekian lama berkarya di Indonesia. Ia berkarya dalam bidang musik, terkhusus mendedikasikan hidupnya untuk musik liturgi Gereja.
Romo Prier lahir di Weinhem, Jerman pada tanggal 18 September 1937 dari pasangan Georg Prier dengan Else Prier. Ia tumbuh menjadi pria dewasa bersama dua adiknya, Werner Prier dan Rudolf Prier. Ia memutuskan menjalani hidupnya dengan menjawab panggilan sebagai pastor.
“Barangkali Anda masih ingat buku nyanyian umat berjudul Madah Bakti. Mungkin ada yang masih melihat, tetapi ada dari antara Anda yang sudah tidak pernah melihatnya lagi. Mungkin Anda juga pernah mendengar tentang paduan suara Legendaris di Yogyakarta, Vocalista Sonora. Anda mungkin masih ingat peristiwa penyerangan teroris di Gereja St. Lidwina Bedog. Di balik itu semua ada nama Romo Karl Edmund Prier, SJ,” demikian sebuah informasi viral melalui WhatApps.













