Sleman. SMA Kolese De Britto Yogyakarta kembali menyelenggarakan open house pada Jumat–Sabtu, 21–22 Agustus 2026 di kompleks sekolah yang beralamat di Jl. Laksda Adisucipto No. 161, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini.
Rangkaian kegiatan open house meliputi ekspo 36 perguruan tinggi, aneka macam lomba (tingkat TK, SD, SMP), ekspo lembaga pendidikan Katolik se-DIY (tingkat TK-SMA), talkshow, pameran ekstrakurikuler, serta bazar.
Melalui open house ini, SMA Kolese De Britto mengajak masyarakat mengenal lebih dekat kehidupan sekolah lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Serikat Yesus ini.

Filipus Dimas Darumurti, Koordinator Umum Dasawindu SMA Kolese De Britto, menjelaskan open house yang merupakan agenda tahunan ini adalah salah satu kegiatan Menuju Dasawindu 1948–2028.
“Open house kali ini lumayan spesial karena dalam rangka pembukaan Dasawindu. Tahun 2028, SMA Kolese De Britto telah delapan puluh tahun berdiri. Pekan pembukaan tanggal 19 Agustus 2026 ditandai ulang tahun sekolah ke-78, ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, dan peletakan batu pertama Gedung Dasawindu” terang Dimas.
Guru Mata Pelajaran Sejarah dan Pendidikan Pancasila ini memaparkan, gagasan untuk membangun Gedung Dasawindu berasal dari Romo Ketua Yayasan dan Pengurus Yayasan.
“Gagasan itu sudah sejak lama tapi baru direalisasikan pada momen 80 tahun atau Dasawindu. Maka, gedung yang akan dibangun di utara lapangan sepak bola itu kami namakan gedung Dasawindu,” tunjuk Dimas.
Gedung ini akan digunakan untuk kelas, kemudian laboratorium, ruang guru, ruang audiovisual, serta sarana-sarana seperti tempat diskusi dan lain sebagainya.

Tentang ekspo lembaga pendidikan Katolik dari tingkat dasar hingga menengah, Dimas menjelaskan hal ini terkait dengan gerakan Sinode Pendidikan Keuskupan Agung Semarang (KAS) tahun 2023–2024.
“Dalam Sinode Pendidikan, salah satunya bagaimana lembaga-lembaga pendidikan Katolik bisa saling berkolaborasi. Maka, kami mengumpulkan sekolah-sekolah Katolik yang ada di DIY untuk bersama-sama membuat pameran pendidikan, menunjukkan potensi-potensi sekolah sehingga kita bisa saling mengerti. Harapannya, masyarakat juga mengenal ada sekolah-sekolah Katolik seperti ini di DIY,” tutur Dimas.
Sejumlah 16 sekolah yang hadir dalam ekspo lembaga pendidikan yakni KB-TK-SD Kanisius Sengkan, SMP Joannes Bosco, KB-TK/SD/SMP Kalyca Montessori School, SD Eksperimental Mangunan Go, SD Marsudirini Yogyakarta, SMP Maria Immaculata Marsudirini, SD Kanisius Kintelan, SMA Santa Maria Yogyakarta, TK-SD Kanisius Demangan Baru, SMA Stella Duce 1 Yogyakarta, SMP Kanisius Gayam Yogyakarta, SMA Pangudi Luhur Sedayu, SMP Karitas Ngaglik Sleman, SMA Sang Timur Yogyakarta, Daycare KB TK Katolik Sang Timur Yogyakarta, dan SMA Pangudi Luhur Yogyakarta. Selain sekolah, hadir pula Urban Social Forum (Yayasan Kota Kita) dan Rotary Youth Exchange.

Berikut daftar pemenang lomba-lomba:
Kompetisi Mewarnai Jenjang TK
Juara 1: Alexa Galenka Kurniawati
Juara 2: Nichelle Victory Alodie Permana
Juara 3: Genoveva Seraphina Anindira Christy
Harapan 1: Katarina Andrea Christy
Harapan 2: Dymphna Elquesa Lituhayu Darumurti
Kompetisi Mewarnai Jenjang SD
Juara 1: Nayanika Alisha
Juara 2: Elmira Agrevinadira Yasmine P.
Juara 3: Kheysha Putri Berlianna
Harapan 1: Katarina Lintang Kinasih Pradana
Harapan 2: Mahira Hasna Kamila
Kompetisi Menggambar SD
Juara 1: Samantha Ashera Anarya
Juara 2: Barbara Kasyaira Arkhadewi
Juara 3: Kinara Chitta Lavani
Harapan 1: Flavia Domitilla Mulya Agreta
Harapan 2: Shinta Alicia Limantoro
Paduan Suara Jenjang SD
Juara 1: SD Kanisius Sengkan (Total Poin: 1867)
Juara 2: SD Kanisius Demangan Baru 1 (Total Poin: 1794)
Paduan Suara Jenjang SMP
Juara 1: SMP Maria Immaculata Marsudirini (Total Poin: 1821)
Leadership Legacy Challenge
Juara 1: SMP Kristen Kalam Kudus Yogyakarta (Tim 12 LLC)
Juara 2: SMP Maria Assumpta (Tim 5 LLC)
Juara 3: SMP Kanisius Kalasan (Tim 10 LLC)
Best Leader: Dominicus Dandy Edwit Wijaya Putra
Willy Putranta








