Bijaksana Mengelola Alam Sesuai Kehendak Tuhan

Novena Laudato Si’ Periode Ke-2: Spiritualitas Ekologis

News1471 Views

Sleman. Taman Doa Maria Damparing Kawicaksanan, Ngembesan, Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tempat pelaksanaan Novena Laudato Si’ Periode Kedua dengan mengusung tema “Spiritualitas Ekologis” pada Minggu, 9 Maret 2025. Tema ini menekankan pentingnya cara hidup yang berlandaskan nilai-nilai ekologi dan hubungan spiritual antara manusia dengan alam ciptaan Tuhan.

Pada kesempatan ini, di halaman Parkir Taman Doa Maria Damparing Kawicaksanan dilaksanakan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sleman dengan 45 orang peserta pendonor. Selain itu, acara juga dimeriahkan bazar UMKM Paroki Yohanes Rasul Somohitan.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Keuskupan Agung Semarang, diiringi alunan gamelan Jawa serta paduan suara umat Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul, Somohitan.

Sebelum Perayaan Ekaristi, anak-anak PIA/PIR dari Paroki Yohanes Rasul Somohitan mempersembahkan fragmen apik bertema spiritualitas ekologis yang menggambarkan prinsip-prinsip penting dalam menjaga lingkungan hidup.

Fragmen menceritakan gambaran komunikasi dalam sebuah keluarga. Mereka saling mengingatkan untuk saling tepa salira (toleransi) antaranggota keluarga dan selalu menjaga lingkungan terkecil dalam keluarga. Digambarkan semua makhluk hidup saling terhubung, pentingnya penghormatan terhadap kehidupan, serta peran manusia dalam merawat bumi.

Pada akhir fragmen, Maria Rosa Delima dalam bagian katekese menyampaikan ancaman dan ketidakadilan lingkungan serta cara-cara menyelamatkan lingkungan tempat tinggal dari kerusakan akibat tindakan manusia yang tidak menjaga lingkungannya.

Rm. Alfonsus Rodriguez Yudono Suwondo, Pr mengajak umat untuk meneladani Yesus yang mampu menahan godaan serta menjadi pribadi yang berani berjuang.

Ekaristi dipimpin oleh Rm. Alfonsus Rodriguez Yudono Suwondo, Pr selaku Vikaris Episkopal Kevikepan Yogyakarta Barat, didampingi Rm. Rafael Tri Wijayanto, Pr, dan Rm. Adolfus Suratmo A., Pr selaku Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan Kevikepan Yogyakarta Barat.

Rm. Suratmo mengajak umat untuk bersyukur atas keindahan alam ciptaan Tuhan dan menyadari tanggung jawab dalam merawatnya. Ia mengingatkan pentingnya meneladani Santo Fransiskus Asisi dalam memuliakan Allah melalui kepedulian terhadap lingkungan.

Sementara itu, Rm. Rafael mengajak umat untuk merenungkan tantangan dalam kehidupan. Ia mengutip pernyataan pujangga Jawa yang menyatakan bahwa hidup di dunia tidaklah mudah, dan manusia membutuhkan bantuan serta kerja sama untuk menghadapi tantangan. “Manusia sering kali memiliki kehendak yang berbeda dengan kehendak Allah sehingga perlu usaha dalam menyesuaikan diri dengan kehendak-Nya,” tegasnya.

Bacaan Injil dalam Misa menyoroti tiga godaan yang dihadapi Yesus, yakni kebutuhan jasmani, kekuasaan, dan melawan kehendak Allah. “Manusia harus bersahabat dengan alam dan tidak menolak hukum alam, melainkan mengelolanya dengan bijaksana sesuai kehendak Tuhan,” lanjut Rm. Rafael.

Pada kesempatan ini pula, umat diajak untuk memelihara alam dengan menjaga jagat cilik (alam kecil/mikrokosmos) dalam dirinya sendiri, yang terdiri dari unsur api, angin, air, dan tanah. Hal ini mencerminkan pentingnya menata hidup sesuai dengan kebijaksanaan alam. Umat juga diajak untuk berpartisipasi dalam aksi nyata seperti sedekah tanpa pamrih, matiraga, doa, dan perbuatan baik sebagai bentuk pengendalian diri terhadap godaan hidup.

Menjelang akhir Misa, Rm. Suwondo menandaskan pentingnya keberanian dan ketekunan dalam menghadapi tantangan hidup. Ia mengajak umat untuk meneladani Yesus yang mampu menahan godaan serta menjadi pribadi yang berani berjuang.

Sebagai wujud nyata dari komitmen menjaga lingkungan, acara ditutup dengan kegiatan penanaman pohon di Taman Doa Maria Damparing Kewicaksanan. Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol harapan bagi keberlanjutan bumi sebagai rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh umat manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *