Berdoa Tiada Henti

Puncta 9 Oktober 2025
Kamis Biasa XXVII
Lukas 11: 5-13

 

RABU, 1 Oktober kemarin diadakan pawai arak-arakan Patung Bunda Maria dari Biara Pasionis di Ketapang menuju ke Gereja Katedral. Ketapang selalu diguyur hujan pada bulan Oktober. Minggu lalu kegiatan anak-anak SMA St. Yohanes yang mengadakan camping di sekolah juga berantakan. Hujan deras turun dan memaksa mereka menginap di kelas yang kosong.

Tetapi pawai Pembukaan Bulan Rosario harus berjalan dengan lancar. Para legioner (sebutan anggota Legio Mariae) kemudian berdoa novena dengan ujub kelancaran kegiatan. Hujan tidak boleh membatalkan pawai ini.

Doa mereka dikabulkan. Hari itu cuaca sungguh cerah. Umat tumpah ruah di jalan mengikuti pawai. Kebanyakan adalah orang-orang muda yang mengikuti perarakan sambil berdoa rosario sebagai bentuk devosi kepada Bunda Maria. Rama Pamungkas dan Rama Sepo mengiringi mereka berpawai dengan jubah hitam.

Bacaan Injil hari ini Yesus menceritakan betapa murah hatinya Allah. Ia akan memberikan apa yang kita doakan. Dengan perumpamaan seorang yang meminta kepada temannya di waktu malam.

“Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.”

Yesus menegaskan, ”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”

Allah itu sungguh baik. Ia akan memberikan apa yang baik bagi kita anak-anak-Nya. Marilah kita datang kepada-Nya. Jangan sungkan-sungkan mengetuk pintu-Nya. Kapan pun Dia akan menolong kita.

Menarik lembu di sawah
Sedang hujan tidak reda
Berdoalah kepada Allah
Dia sangat mengasihi kita

Wonogiri, teruslah berdoa
Rm. A. Joko Purwanto, Pr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *