“Andum Bungah Dadi Berkah”, Eratkan Persaudaraan Umat dan Masyarakat

Pesta Nama Lingkungan Santo Dominikus Kaporan

News512 Views

Klaten. Suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan mewarnai pelaksanaan Pesta Nama Lingkungan Santo Dominikus Kaporan pada Minggu, 9 Agustus 2026. Mengangkat tema “Andum Bungah Dadi Berkah”, kegiatan yang berlangsung di Kapel Lingkungan Santo Dominikus, Kaporan ini sekaligus dipadukan dengan program “3 S” (Sambang, Srawung, Sedulur) dari Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Klaten, Jawa Tengah.

Rangkaian kegiatan yang diikuti umat Lingkungan Santo Dominikus bersama warga masyarakat sekitar meliputi jalan sehat, pengobatan gratis, anjangsana kepada umat lanjut usia dan warga yang sedang sakit, serta hiburan organ tunggal dan pembagian doorprize.

Kegiatan lingkungan dapat menjadi ruang untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan yang lebih luas.

Ketua Harian Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Yohanes Eko Mardiyono, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya menjadi perayaan pesta nama lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antara umat dan masyarakat.

Kegiatan jalan sehat secara resmi dibuka oleh Pemerintah Desa Pasung yang diwakili oleh Dukuh Kaporan, Sentot Widiyanto. Dengan penuh antusias, umat dan warga mengikuti jalan sehat menyusuri lingkungan sekitar. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi warga untuk berolahraga sekaligus membangun keakraban dan kebersamaan.

Kepala Desa Pasung, Sumarsono, mengapresiasi praktik baik toleransi antarumat beragama yang selama ini terjaga.

Usai jalan sehat, suasana semakin meriah dengan hiburan organ tunggal dan pembagian doorprize yang dihadiri Romo Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Rm. Basilius Edy Wiyanto, Pr. Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Rm. Edy mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat dan warga yang telah terlibat, berpartisipasi, serta ikut memeriahkan Pesta Nama Lingkungan Santo Dominikus. “Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan kegiatan lingkungan dapat menjadi ruang untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan yang lebih luas,” komentar Rm. Edy.

Suasana kegiatan pengobatan gratis.

Sementara itu, Kepala Desa Pasung, Sumarsono, turut menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya Pesta Nama Lingkungan Santo Dominikus sekaligus pelaksanaan program “3 S” Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi.

Sumarsono mengapresiasi praktik baik toleransi antarumat beragama yang selama ini terjaga di Desa Pasung, khususnya di Dukuh Kaporan. Ia berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi tersebut dapat terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan.

“Desa Pasung merupakan wilayah yang masyarakatnya memiliki beragam agama dan keyakinan. Keberagaman tersebut menjadi kekayaan yang perlu dirawat melalui komunikasi, gotong royong, dan kegiatan bersama,” terang Sumarsono.

Anjangsana kepada umat lanjut usia dan warga yang sedang sakit.

Pesta Nama Lingkungan Santo Dominikus Kaporan akhirnya bukan sekadar perayaan pelindung lingkungan, tetapi menjadi momentum untuk “Andum Bungah Dadi Berkah”, berbagi kebaikan agar menjadi berkat bagi sesama.

Melalui semangat Sambang, Srawung, Sedulur, kegiatan ini meneguhkan bahwa persaudaraan, kepedulian, dan toleransi dapat tumbuh dari lingkungan dan menjadi berkat bagi masyarakat yang lebih luas.

Chr. Danang Wahyu Prasetio

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *