Jiwa Nasionalisme Pemuda Hari Ini

News1224 Views

Temanggung. Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Temanggung mengadakan Dialog Kebangsaan bersama PMII, IPM, dan IPKT di Gedung Juang ‘45 Temanggung pada Sabtu, 6 Mei 2023.

Kegiatan Dialog Kebangsaan ini dihadiri oleh puluhan kader IPNU IPPNU, PC PMII, PD IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Kabupaten Temanggung, dan IPKT (Ikatan Pelajar Katolik Temanggung). Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan dialog kebangsaan tersebut.

Kegiatan ini diisi dengan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Ita Muftihatus Sholihah selaku Ketua PC IPPNU Kabupaten Temanggung. Ia menyampaikan bahwa diadakannya kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar PC IPNU IPPNU untuk mendongkrak semangat mencintai bangsa yang jadi satu hal yang penting. Sebab, nasib bangsa 10 bahkan 20 tahun lagi ditentukan oleh gerak pelajar hari ini. Hal ini sesuai dengan tema kegiatan tersebut, yaitu “Peran Pelajar dalam meningkatkan kecintaan terhadap bangsa”.

Dengan demikian, pelajar hari ini harus mulai memahami sejarah dan menumbuhkan kecintaannya kepada bangsa. “Usia 17 plus mulai mengenal dan belajar menumbuhkan kecintaan pada bangsa. Kalau usianya sudah 21 plus, harus sudah ngelotok dan paham tentang bangsa. Rasa cintanya harusnya juga sudah mendalam,” tegas Ita.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan diskusi dan dialog bersama para pemateri yang dipimpin langsung oleh Nafis Khoerudin selaku Ketua PC IPNU Kabupaten Temanggung.

Sementara itu, Djoko Prasetyono selaku kepala KESBANGPOL Temanggung juga menghadiri kegiatan tersebut sebagai pembicara sekaligus mewakili Bupati Temanggung yang kebetulan berhalangan hadir.

Menurutnya, peran organisasi kepemudaan sangat penting untuk sama-sama berkontribusi menjadi media, apalagi anak muda sekarang adalah generasi Z yang harus bisa memanfaatkan teknologi sebaik mungkin, menjadi garda terdepan perkembangan bangsa terutama Temanggung. Salah satunya menumbuhkan rasa cinta pada bangsasehingga mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa ini.

Djoko juga menyampaikan bahwa kesadaran akan cinta pada bangsa tidak akan tumbuh dengan sendirinya, tetapi harus ditanam dan dipupuk dengan berbagai upaya melalui hal-hal kecil, lingkungan, media, dan juga kegiatan-kegiatan seperti ini.

Ia berpesan kepada para generasi muda untuk tidak takut menyuarakan pendapat atau aspirasi kepada pemerintah. Medianya bisa menggunakan apa saja asal menyampaikannya sesuai aturan. “Apalagi kekuatan media sosial hari ini sangatlah besar. Salah satu contohnya tiktoker asal Lampung yang menyuarakan keluh kesahnya terhadap jalan rusak di Lampung, sampai-sampai pemerintah pusat ikut bertindak,” tandasnya.

Selain itu, Kyai H. Furqon Mashuri selaku Ketua PCNU Kabupaten Temanggung turut serta memberikan pesan-pesannya bagi para anak-anak muda yang hadir. Ia sangat antusias dengan kegiatan dialog kebangsaan ini. Menurutnya, hari ini rasa nasionalisme harus dimiliki oleh para generasi muda. 

Ia mencontohkan sejarah bagaimana Turki bisa runtuh karena kurangnya rasa nasionalisme. Untuk itu, pemuda hari ini harus memiliki jiwa nasionalisme karena mencintai tanah air menjadi bagian dari syariat Islam. 

“Kalau kita mengakui diri sebagai orang yang beriman, maka mencintai tanah air merupakan keniscayaan. Ini makna hubbul wathan minal iman,” tutur Kyai Furqon (menurut situs muhammadiyah.or.id, slogan hubbul wathan minal iman dicetuskan oleh seorang misionaris Kristen sekaligus tokoh nasionalis Suriah yang pertama, yaitu Butrus al-Bustani-Red.)

Dengan adanya kegiatan Dialog Kebangsaan ini diharapkan para pemuda dapat menumbuhkan rasa cinta pada bangsa dengan saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *