Bersimpuh pada Bunda Maria Lourdes Sendangsono Di Hari Idul Fitri

Foto697 Views

Kulon Progo-Selasa, 2 April 2025 Wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah di Guyur hujan lumayan deras. Tak luput oleh guyuran hujan pula tempat Kawasan Gua Maria Lourdes Sendangsono di Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Seorang wanita sedang duduk disamping Pohon Angsana yang besar saat berdoa di Sendangsono.

Tetesan air hujan menambah sejuk tempat ziarah yang asri di bawah pohon Sono (angsana) yang sudah lebih dari satu abad usianya  dan kurang lebih berjarak 35 km dari Kota Yogyakarta ini.

Sepasang pemuda-pemudi sedang berdoa kepada Bunda Maria di Sendangsono Selasa, 2 April 2025.

Hujan dan dingin tak menyurutkan orang-orang untuk menuju ke tempat Gua Maria yang menurut sejarahnya juga dimanfaatkan untuk bertapa bagi sejumlah rohaniwan Buddha untuk menyucikan dan menyepikan diri ini.

Pedagang lilin dan benda rohani menunggu dagangannya dan menanti pembeli peziarah Sendangsono.

Setiba di depan arca Bunda Maria, mereka pun bergantian menyalakan lilin dan menyiapkan hati untuk menyerahkan diri kepada Bunda Maria. Mereka bersyukur dan memohon dalam harapan penyerahan diri kepada Tuhan melalui Bunda Maria di Sendangsono yang lekat dengan legenda bahwa tempat itu juga dihuni Dewi Lantamsari dan putra tunggalnya, Den Baguse Samija.

Peziarah sedang menyalakan lilin di Gua Maria Sedangsono sebelum berdoa, Selasa, 2 April 2025.

Lilin menyala menerangi kegelapan. Mereka bersimpuh di bawah pohon Sono besar dengan payung di tangannya. Tetesan air hujan jatuh dan sedikit membasahi tubuhnya. Namun kehangatan pelukan Bunda Maria di Sendangsono ini menguatkan semangatnya.

Susana malam Gua Maria Sendangsono, Selasa, 2 April 2025.

Mereka hadir ke tempat ziarah ini bersamaan dengan hari libur dan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriyah. Pulang kampung bertemu dengan keluarga dimanfaatkan sekaligus untuk berdoa untuk menggenapi ziarah di tahun Yubelium tahun 2025 ini. Semoga rahmat Tuhan pun menyertai mereka dalam hidup dan peziarahnya di manapun berada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *