UAJY Jajaki Kerjasama Peluang Akademiki dengan Monas University

News394 Views

Sleman-Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M.,  dan Wakil Rektor I UAJY, Sushardjanti Felasari, S.T., M.Sc.CAED, Ph.D., menerima kunjungan Monash University di Ruang Rapat Universitas untuk sebuah Kerjasama akademiki di Kampus II, Gedung St. Thomas Aquinas, Jumat, 10 Juli 2026.

Hadir untuk menyambut kehadiran delegasi Monash University  Adalah segenap guru besar Departemen Teknik Industri, segenap guru besar Departemen Informatika serta Drs. Ign. Agus Putranto selaku  Kepala Kantor Kerja Sama dan Promosi.

Monash University Indonesia beroperasi dengan dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia dan Australia. Monash University Indonesia sepenuhnya dimiliki oleh Monash University Australia, yang membangun jaringan kemitraan kuat dalam bidang riset dan pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., Rektor UAJY dalam sambutannya berharap dari kunjungan ini nantinya dapat terjalin sebuah kerja sama yang baik antar keduanya di masa depan.

“Setelah ini, harapan kami dari Monash University akan sering berkontak dengan teman-teman FTI (Fakultas Teknologi Industri) UAJY,” terang Nurhartanto.

Sementara itu Prof. Juliana Sutanto, Professor of Information Systems Monash University, juga menjelaskan berbagai pengembangan akademik yang tengah jalani kampusnya. Juliana Adalah sosok yang memiliki kepakaran di bidang digital transformation, information systems, data analytics, artificial intelligence (AI), digital innovation dan pengembangan kolaborasi riset internasional.

Bersamaan dengan itu, Juliana memaparkan juga Monash University Indonesia sedang melakukan evaluasi dan revisi terhadap kurikulum yang sudah diberlakukan sebelumnya. Dengan evaluasi dan revisi terhadap kurikulum tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa agar belajar semakin nyaman dan efektif. Penggunaan AI khusus di Monash University menurutnya turut membantu dan membaur dalam agenda pembelajaran dan bertujuan mempermudah mahasiswa dalam belajar.

“Monash University akan embrace AI. Jadi ketika mahasiswa lulus akan menggunakan AI. Selama tiga bulan, akses AI yang ada diteliti dan dicari mana AI yang dapat digunakan dengan aman di seluruh fakultas dan universitas, yang terpenting ada environment yang secure untuk mahasiswa  dan pengajar dalam penggunaan AI,” terang Juliana.

Dari kunjungan ini di harapkan UAJY dan Monash University Indonesia dapat membangun kolaborasi yang saling menguatkan dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan inovasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *