Pohon Ala Anak-Anak

News1279 Views

Bantul. Selasa, 24 Februari 2026, dalam rangka bulan Ramadan, SMP Negeri 2 Sedayu Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan kegiatan pesantren kilat selama dua hari. Khusus bagi siswa nonmuslim, sekolah mengadakan kegiatan pendalaman iman.

Materi disampaikan oleh para guru yang mengampu mata pelajaran agama. Para guru yang beragama Kristiani turut hadir mendampingi kegiatan tersebut.

Di sekolah SMP Negeri 2 Sedayu terdapat lima siswa Katolik, delapan siswa Kristen, dan satu siswa Hindu. Kegiatan untuk siswa Katolik dan Kristen digabungkan dalam satu ruangan.

Pada hari pertama, materi disampaikan oleh guru mata pelajaran agama Katolik. Sementara itu, pada hari berikutnya materi diberikan oleh guru agama Kristen.

Dalam salah satu sesi, guru menyampaikan kisah di Taman Eden, yakni peristiwa ketika Hawa dan Adam memakan “buah terlarang” setelah diperdaya oleh ular.

Untuk membangun suasana yang interaktif, guru kemudian mengajukan pertanyaan kepada para siswa, “Pohon yang diambil buahnya itu disebut pohon apa?”

Yang dimaksud oleh guru tentu saja adalah pohon kehidupan. Namun, jawaban para siswa justru beragam dan mengundang senyum. Ada yang menjawab pohon ara. Ada pula yang menyebut pohon apel. Bahkan terdengar seorang siswa yang berseloroh menjawab, “pohon Natal.”

Jawaban-jawaban polos tersebut mencerminkan cara pandang anak-anak dalam memahami kisah Kitab Suci. Meski sederhana, momen itu menjadi bagian dari proses belajar iman yang berlangsung secara hangat dan interaktif.

Kegiatan pendalaman iman ini diharapkan dapat membantu para siswa nonmuslim untuk semakin mengenal dan menumbuhkan iman mereka, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di lingkungan sekolah.

Bagi para pendidik, para siswa tersebut ibarat “pohon-pohon iman” yang sedang bertumbuh. Mereka diharapkan dapat terus berkembang dan semakin kukuh dalam iman akan Yesus Kristus.

Bala Seda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *