Yogyakarta. Symphony of Light and Sound Concert tajuk adalah konser orkestra SMA Stella Duce 2 Yogyakarta (Stero) pada Jumat, 23 Januari 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan Yogyakarta.
Konser yang menjadi simbol perayaan refleksi dan harapan melalui perpaduan seni, budaya, dan kebersamaan dalam satu panggung tersebut merupakan wujud syukur hari ulang tahun (HUT) ke-37 dari sekolah yang beralamat di Jl. Doktor Sutomo No. 16 Yogyakarta ini.
Dengan penampilan apik dari Sterorchestra dan Muserosa Choir, konser ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga refleksi dan pernyataan sikap bahwa budaya akan terus hidup ketika dirawat dengan rasa syukur, diwujudkan dengan karya, dan dijalani dengan langkah yang harmonis.
Ini sejalan dengan tema HUT, “Rentak Budaya: Harmoni dalam Langkah dan Karya”, yakni denyut yang menyatukan cahaya dan bunyi, langkah dan karya, masa lalu, masa kini, dan harapan akan masa depan.
Antonius Haryanto selaku ketua panitia menjelaskan konser ini adalah tahap akhir atau acara penutup dari rangkaian peringatan hari ulang tahun SMA Stella Duce 2 Yogyakarta.

“Kami sudah mulai melaksanakan kegiatan sejak 22 November 2025 dengan mengadakan lomba antar siswa SD dan SMP se-DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta-Red.) dan Jawa Tengah. Kemudian, pada 14 Januari 2026 kami mengadakan kenduri bersama masyarakat sekitar sekolah. Puncaknya, 15 Januari 2026, kami mengadakan Misa syukur dilanjutkan dengan bakti sosial, penta seni, dan lomba antarsiswa,” papar Oni, sapaan akrabnya.
Sebenarnya, lanjut Oni, SMA Stella Duce 2 Yogyakarta berulang tahun pada 16 Januari. Namun, karena tahun ini tanggal tersebut bertepatan hari libur libur Isra Mi’raj, maka puncak acaranya dimajukan satu hari.
“Konser orkestra kami pilih sebagai kegiatan penutup rangkaian hari ulang tahun sekolah karena orkestra SMA Stero pernah mencapai kejayaan ketika masih menjadi sekolah homogen, siswanya putri semua,” tegas Oni.
Ia menerangkan, mulai tahun 2019, SMA Stero menjadi sekolah heterogen yang juga mempunyai siswa putra. “Dengan adanya siswa putra, tentu semakin banyak bibit potensial yang mempunyai bakat di bidang musik. Namun sayang, pandemi COVID-19 melanda sehingga kegiatan orkestra otomatis mandek,” ujarnya.
Saat ini, sekolah berupaya membangkitkannya kembali. “Semoga konser orkestra ini diharapkan menjadi tanda bangkitnya kembali kejayaan orkestra SMA Stero,” harap Oni optimistis.

Sementara itu, Kepala SMA Stella Duce 2 Yogyakarta, Theresia Indriati, merasakan terselenggaranya konser ini merupakan cita-cita dan doa yang dijawab Tuhan.
Indri, sapaan akrabnya, mengaku sangat terharu atas terselenggaranya konser ini. Sebab, pada Juli 2025 ketika ia menawarkan kepada warga sekolah, apa yang bisa dibuat untuk merayakan ulang tahun ke-37, para guru menyebut ciri khas SMA Stero ialah orkestra. Dari situ terpantik gagasan untuk menggelar konser orkestra,
“Lalu saya menawarkan kepada Bu Victoria Memorita, guru seni musik, apakah berani bila konser diselenggarakan bulan Januari. Bu Memo pun mengusulkan membuat konser kecil-kecilan dulu, tidak muluk-muluk dengan SDM yang ada, dengan konsep yang kita susun day by day,” ungkap Indri.
Ia pun makin terharu saat konser benar-benar terwujud. “Saya percaya, kalau kita sungguh mengandalkan Tuhan, semesta itu mendukung. Apa pun itu pasti mendukung. Sungguh, di luar ekspektasi saya,” renung Indri.
Baginya, panggung konser ini juga tidak akan terwujud tanpa jasa seorang legenda di SMA Stero, yaitu Jendra Raharja yang merintis orkestra SMA Stero hingga menjadi ciri khas sekolah dan mampu mewadahi bakat-bakat siswa di luar bakat akademik.

“Maka, SMA Stero pada saat itu sungguh menjadi sekolah yang menyeimbangkan antara otak kiri dan otak kanan. Akademik, sains, logika, juga imajinasi dan seni. Oleh karena itu, konser ini wujud apresiasi yang luar biasa kepada Pak Jendra,” ucap Indri.
Tentang judul Symphony of Light and Sound Concert, secara pribadi Indri memaknainya sebagai cahaya yang memberi harapan melalui suara yang ditampilkan para siswa sehingga orkestra, paduan suara, dan semua ekstrakurikuler seni di SMA Stero sungguh-sungguh menjadi harapan bagi mereka di masa datang untuk menjadi pribadi-pribadi yang utuh, seimbang, dan bermanfaat bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi sesama.
Konser dibuka penampilan Ekstrakurikuler Biola Dasar SD Tarakanita Bumijo Yogyakarta dengan pendamping atau pelatih Octavina Kris Naramy dan Fransiskus Ion Bowo Aji Saputro. Mereka membawakan instrumental Gundul-Gundul Pacul. Selanjutnya tampil Ekstrakurikuler Biola Dasar SMA Stella Duce 2 Yogyakarta dengan pendamping atau pelatih Anita Yuliawati. Mereka membawakan instrumental Beethoven Symphony No. 9.
Selanjutnya, konser dengan dirigen dan aransemen orkestra Febriatama Saputra ini menyajikan lagu-lagu antara lain Give Thanks, I See The Light (Mandy Moore dan Zachary Levi), Reflection (Christina Aguilera), A Whole New World (Regina Belle dan Peabo Bryson), Kala Cinta Menggoda (Chrisye), The Prayer (Andrea Bocelli dan Céline Dion), You’ll Be in My Heart (Phil Collins), Look At the World (John Rutter, Cambridge Singers, dan City of London Sinfonia), Jogja Istimewa (Ndarboy Genk), dan Selamat Ulang Tahun (Jamrud).
Willy Putranta









Tuhan memberkati
SMA stero terus maju
Terus berkarya di dalam Tuhan
Cinta Kasih Karunia dari Tuhan selalu menyertai anak2 dan guru2 terkasih serta seluruh pengurusnya
Terimakasih kami bisa menjadi bagian dari SMA stero