Pemuda Katolik: Setia Nilai Gereja dan Bangsa, Jadi Mitra Strategis Pembangunan

News1155 Views

Yogyakarta. Aula Wisma Syantikara Yogyakarta dipenuhi suasana syukur dan sukacita pada Sabtu, 8 November 2025 dengan digelarnya Pelantikan dan Pemberkatan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) DIY masa bakti 2025–2028.

Secara istimewa, para pengurus diberkati langsung Rm. F.X. Sugiyana, Pr selaku Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang (Vikjen KAS).

Rangkaian acara dibuka dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Rm. Sugiyana bersama Rm. Martinus Dam Febrianto, SJ selaku Moderator Pemuda Katolik Komda DIY. Misa berlangsung khidmat, dihadiri perwakilan organisasi Katolik dan lintas iman seperti ISKA, WKRI, Vox Point Indonesia, PMKRI, FMKI, serta perwakilan paroki se-DIY.

Rm. Sugiyana menegaskan bahwa tugas pelayanan selalu berakar pada Kristus. “Pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi awal dari komitmen baru untuk menghadirkan terang Kristus di tengah masyarakat,” tegasnya.

Usai Ekaristi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melantik pengurus baru. Pancratius Rio Mayrolla, Ketua Komda DIY terpilih, menegaskan tekad memperkuat kaderisasi, pelayanan, dan kerja sama lintas elemen.

Acara Pelantikan dan Pemberkatan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) DIY turut dihadiri organisasi lintas agama dan lembaga mitra.

Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, mengingatkan pentingnya sinergi antara Gereja, masyarakat, dan pemerintah. “Pemuda Katolik harus hadir sebagai mitra strategis pembangunan, tetapi tetap setia pada nilai-nilai Gereja dan bangsa,” lontarnya.

Dukungan moral juga disampaikan MY Esti Wijayati, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dan Ketua Dewan Pembina Pemuda Katolik Komda DIY, yang menekankan peran kader sebagai agen kontrol sosial yang bermartabat.

Dari Pemerintah Daerah DIY, sambutan Sri Sultan Hamengkubuwono X yang dibacakan Faishol Muslim, S.I.P., M.Si. menekankan pentingnya integritas dalam kepemimpinan organisasi Katolik. “Menjaga marwah bukan hanya menjaga nama baik, tetapi juga menjaga jiwa dan nilai moral yang menuntun cara berpikir serta bertindak,” pesan Sultan seperti dibacakan Faishol .

Acara ini turut dihadiri organisasi lintas agama dan lembaga mitra seperti Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU, GMKI, serta instansi TNI/Polri dan penyelenggara pemilu. Kehadiran mereka menjadi tanda nyata persaudaraan kebangsaan yang terus tumbuh dalam semangat Pancasila.

Acara ditutup dengan menyanyikan Bagimu Negeri, sebuah simbol peneguhan niat para pengurus baru untuk melayani Gereja dan Tanah Air dengan iman yang bekerja melalui kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *