Misa Syukur UGM 2025: “Berdoa, Belajar, dan Bergaul”

News1682 Views

Sleman. Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar Misa Syukur 2025 di Grha Sabha Pramana pada Kamis, 2 Oktober 2025. Acara ini mengusung tema “Fides in Spe” (Iman dalam Pengharapan).

Perayaan Ekaristi dipimpin Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr (Vikaris Episkopal Kategorial Keuskupan Agung Semarang/KAS) didampingi Rm. Alexius Dwi Aryanto, Pr (Rektor Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan), Rm. Antonius Pabendon, Pr (Rektor Seminari Tinggi Anging Mammiri), Rm. Antonius Suprapto, SSCC (perwakilan Rektor Skolastikat SSCC), Rm. Tarsisius Eko Saktio, OMI (Rektor Skolastikat OMI), Rm. Petrus Sugiarto, SCJ (Rektor Skolastikat SCJ), dan Rm. Agustinus Daryanto, SJ (pendamping mahasiswa).

Misa ini merupakan perayaan tahunan ketujuh yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Misa Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai ucapan syukur atas dimulainya tahun akademik baru dan mempererat kebersamaan civitas akademika di UGM. Misa syukur dihadiri mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta umat dari paroki sekitar.

Berdoa, belajar, dan bergaul menjadi pesan penting yang disampaikan Rm. Santo.

Selain menggelar Misa Syukur, para mahasiswa juga menggelar beberapa acara lainnya seperti, talkshow, dan penampilan-penampilan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) dari setiap fakultas.

Rm. Santo menyampaikan pesan mendalam dengan mengambil inspirasi dari sifat anak kecil. “Anak kecil tidak punya masa lalu, penuh percaya, dan memiliki masa depan panjang. Inilah resep untuk sukses belajar dan mengajar,” ujarnya. Ia juga menekankan trilogi “berdoa, belajar, dan bergaul” sebagai kunci kesuksesan bagi mahasiswa.

Sementara itu, Sekretaris Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Andi Sandi Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M.,menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “UGM memberikan peluang kepada siapa pun, dari latar belakang mana pun, untuk berkembang. Momen ini bukan sekadar perayaan, tetapi bentuk puji syukur untuk memperkuat iman dan persaudaraan kita,”ujarnya. Ia berharap acara ini dapat mempersatukan dan memperkuat relasi antar semua umat, baik Katolik maupun dari latar belakang yang berbeda.

Wajah para frater pendamping rohani KMK fakultas di Universitas Gadjah Mada.

“Momen ini tidak hanya jadi perayaan, tetapi juga untuk memperkuat iman dan persaudaraan kita. Yang utama bagi teman-teman mahasiswa, di sinilah tempat Anda untuk memperkuat iman melalui ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Dionisia Clarisa Tyuardani, Ketua Panitia Misa Syukur 2025, menyatakan, “Harapannya, acara ini dapat berkesan dan meninggalkan bekas di hati umat yang hadir. Tahun depan, semoga bisa lebih meriah lagi dan menjangkau lebih banyak banyak umat Katolik di Jogja.”

Sebagai wujud rasa syukur atas capaian dan keberkahan yang telah diterima sepanjang tahun ajaran, Rm. Daryanto dengan bangga mengenalkan para pendamping rohani untuk teman-teman KMK UGM di setiap fakultas

Perarakan persembahan dalam Misa Syukur Tahun Ajaran Baru Universitas Gadjah Mada.

Pendamping rohani KMK setiap fakultas yang ditunjuk adalah para frater dari seminari tinggi yang ada di Yogyakarta, seperti Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan, Seminari Tinggi Anging Mammiri, Skolastikat SSCC, Skolastikat OMI, dan Skolastikat SJ dengan jumlah 17 frater.

“Fr. Emanuel Candra Karunia pendamping KMK Fakultas Vokasi, Fr. Albino Febrian Dwi Putra pendamping KMK Fakultas Psikologi, Fr. Andreas Eerry Setiawan pendamping KMK Fakultas Hukum, Fr. Yohanes Ongky Ponda pendamping KMK Fakultas Farmasi, Fr. Anselmus Ryan Ewaldo pendamping KMK Fakultas Kedokteran Hewan, Fr. Berkmans pendamping KMK Fakultas Peternakan, Fr. Kanisius Ama Ola Horowura pendamping KMK Fakultas Teknologi Pertanian, Fr. Oct Tegar TP pendamping KMK Fakultas Pertanian, Fr. Grasianus Deni Herliyanto pendamping KMK Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fr. Yohanes Ersa Norvelian pendamping KMK Fakultas Kedokteran Gigi, dan Fr. Albertus Eric Septianto Putro pendamping Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. Inilah wajah-wajah para frater yang akan menemani Anda semua,” sebut Rm. Daryanto.

Pendamping rohani ini akan terus membimbing seluruh KMK UGM untuk menjadi insan akademis yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga berintegritas tinggi dan peduli serta berpegang teguh pada iman.

Simplisius Calvindoro Ruly Titanio & Maria Clara Yosefanie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *