Sinergi dan Kerja Sama Paroki St. Fransiskus Xaverius Kidul Loji dengan Program Kota Yogyakarta

News1801 Views

Yogyakarta. Kamis, 29 Agustus 2025 bertempat di Aula Paroki Santo Fransiskus Xaverius Kidul Loji, Yogyakarta dilaksanakan dialog kebangsaan yang diselenggarakan Bidang Kemasyarakatan dan Sosial Dewan Paroki.

Acara yang mengambil tema “Sinergi dan Kerja Sama Paroki Santo Fransiskus Xaverius Kidul Loji dengan Program Kota Yogyakarta” ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Harmawan, S.E.,M.M., Ketua DPRD Kota Yogyakarta F.X. Wisnu Sabdono Putro, S.H.,M.H., serta Kiai Benny Susanto Pengelola Pondok Pesantren Sunan Kalijogo Gesikan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan dipandu moderator Yohanes Suyanto yang merupakan praktisi penyiaran.

Pastor Paroki Santo Fransiskus Xaverius Kidul Loji Rm. Ignasius Sukawalyana, Pr mengatakan posisi strategis Gereja Kidul Loji yang berada di jantung Kota Yogyakarta membawa konsekuensi untuk mampu berdinamika dengan baik dalam kehidupan bersama masyarakat dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Kesadaran diri bahwa kami (Gereja) menjadi bagian dari warga masyarakat Kota Yogyakarta membuat kami ingin berkontribusi dengan semangat kebangsaaan yang diwujudnyatakan dalam program-program pemerintah Kota Yogyakarta,” ungkap Rm. Suka.

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-80 serta sejalan dengan lima tekanan pastoral yang diminta Uskup Keuskupan Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko pada bagian kebangsaan, maka arahan-arahan wali kota dan Ketua DPRD serta Gus Benny membuat umat Kidul Loji diharapkan makin bisa terlibat aktif dan bersinergi dalam hidup yang lebih konkret.

“Sekaligus bersama dengan semua orang yang sedang berziarah dalam hidup sehari-hari, semakin terwujudlah tatanan kehidupan yang semakin berkeadilan dan sejahtera,” imbuh Rm. Suka.

Narasumber Dialog Kebangsaan dari kiri ke kanan: Ketua DPRD Kota Yogyakarta F.X. Wisnu Sabdono Putro, SH.,M.H., Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, S.E.,M.M., Kiai Benny Susanto dari Pondok Pesantren Sunan Kalijogo, Gesikan, Bantul, dan moderator acara Yohanes Suyanto.

Selanjutnya, Wawan mengajak seluruh warga Yogyakarta, termasuk umat Paroki Kidul Loji, untuk sabar dan ikut mendukung program penataan Kota Yogyakarta berkaitan dengan perparkiran dan pengelolaan sampah yang sedang diupayakan Pemerintah Kota Yogyakarta. “Karena penataan tersebut membutuhkan proses yang panjang dan kesediaan untuk melakukan transformasi secara bertahap dan terjadwal,” ucapnya.

Sementara itu, Wisnu memberikan gagasan-gagasan yang luas memaknai kebangsaan dalam konteks hidup di Kota Yogyakarta, termasuk kesediaan masyarakat Katolik untuk mengakses bantuan-bantuan program dari pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

Berkaitan dengan konteks makin bertumbuhnya semangat persaudaraan antarumat beragama dalam keberagaman budaya, etnis, dan agama di Kota Yogyakarta, Gus Benny mengingatkan akan adanya potensi konflik yang tidak mungkin dapat dihindari. Hal tersebut dikarenakan perbedaan proses berpikir yang merupakan pemicu utama dari konflik.

Namun demikian, dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, Gus Benny mengajak segenap komponen bangsa memiliki sikap Pancasialis. Selain itu, diperlukan edukasi pentingnya saling menghargai perbedaan, baik perbedaan pendapat maupun rasial.

“Selain itu, perlu dilakukan optimalisasi deteksi dini, cegah dini, dan peningkatan kewaspadaan terhadap setiap potensi konflik melalui berbagai forum yang sudah ada,” pungkas Gus Benny.

Hadir memeriahkan acara ini sekitar 120 orang tamu undangan dari Perwakilan Polresta Yogyakarta, Jajaran Pemangku Kepentingan di Kemantren Gondomanan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Srikandi Lintas Iman, Pemuda Katolik, Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan, Vikep Yogyakarta Timur, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Wakil Ketua 2 Dewan Paroki Rayon Kota Yogyakarta, Perwakilan SMP Negeri 2 Yogyakarta, Yayasan Marsudirini, dan Yayasan Pangudi Luhur.

Yosef Adiwahyanta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *