Membangun Kerukunan Bukan Hanya Kata-kata

Buka Puasa Bersama di Gereja Bintaran

News1264 Views

Yogyakarta. Dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-89, Paroki St. Yusuf Bintaran, Yogyakarta menyelenggarakan buka puasa bersama masyarakat Kampung Bintaran pada Selasa, 18 April 2023 di aula Gereja St. Yusuf Bintaran.

Dalam kesempatan ini, Ustaz Agus Nur Sayyid dari Sayidan memberikan tausiyah. Tuturnya, pelangi itu indah karena mempunyai varian warna, yakni merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu (mejikuhibiniu). Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pun indah karena keanekaragaman budaya, suku, dan ras.

“Hidup ini sebenarnya mudah jika kita tidak berbuat yang menyimpang dari ajaran Allah. Ketika Bapak dan Ibu bahagia, saya ikut berbahagia. Ketika Bapak dan Ibu sedih, saya juga merasakan kesedihan itu. Ketika Bapak dan Ibu ingin hidupnya bahagia, sukses, selamat, maka doakanlah orang lain agar bahagia, sukses, dan selamat. Mendoakan itu tidak memandang agama, suku, ras, dan keimanan. Jika kita berdoa atau mendoakan siapa pun, maka doa itu akan kembali kepada kita. Ketika kita mendoakan orang lain, berarti kita juga bermunajat kepada Allah,” ujar Ustaz Agus. 

Ustaz Agus juga berpesan agar jangan sampai dapat dipecah belah. Ketika hari raya Natal dan Paskah, pasti remaja masjid juga ikut membantu parkir dan keamanan. Begitu pula saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, orang muda Katolik (OMK) juga ikut menjaga parkir dan membantu kelancaran ibadah mulai dari awal hingga akhir. 

“Itu yang namanya indahnya kebersamaan,” tegas Ustaz Agus sembari mengajak untuk saling mendoakan, tolong-menolong, dan bahu-membahu sebagai umat yang dapat dijadikan teladan yang baik agar dapat diselamatkan di dunia dan akhirat.

Sementara itu, Yoseph Davaloka selaku Ketua Panitia HUT Gereja St. Yusuf Bintaran menjelaskan bahwa Paroki St. Yusuf Bintaran terbuka untuk siapa saja. Paroki ini bersinergi bersama masyarakat sekitar Kampung Bintaran melalui tokoh masyarakat. “Membangun kerukunan itu bukan hanya kata-kata, tetapi kita wujudkan dalam konteks kehidupan kita sehari-hari di tengah masyarakat,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *