Bentengi Gen Z dari Hoax, Ormas Pemuda Katolik Gelar Tular Nalar

News1713 Views

Yogyakarta. Organisasi kemasyarakatan nasional (ormas) Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sleman bekerja sama dengan SMA Pangudi Luhur St. Yusup Yogyakarta menggelar kegiatan Tular Nalar Sekolah Kebangsaan pada Rabu, 9 Oktober 2024. Kegiatan yang bertempat di Aula SMA Pangudi Luhur St. Yusup Yogyakarta dan dihadiri sekitar 156 siswa ini didukung Love Frankie dan Google.org.

Tular Nalar diciptakan untuk membantu meredam laju infodemik yang ramai beredar. Infodemik adalah penyebaran informasi yang akurat dan tidak akurat mengenai isu-isu tertentu secara cepat dan luas. Oleh karena itu, Tular Nalar dilengkapi dengan berbagai materi mengenai cara berpikir kritis yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata.

Dionisius Agung selaku PIC Program Sekolah Kebangsaan ini menyebutkan, Pemuda Katolik berkomitmen menjalankan program dengan mendalam dan informatif bagi peserta dalam kolaborasinya bersama Tular Nalar.

“Sebagai mitra Tular Nalar, kami Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sleman berkomitmen memberikan pendampingan yang mendalam dan bermanfaat bagi generasi muda dalam rangka mencegah potensi persebaran hoax, terutama menjelang Pilkada di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024,” tutur Agung.

Dalam proses pembelajaran, para peserta membentuk kelompok. Setiap kelompok ada satu orang Fasilitator yang akan memberikan materi. Pelatihan ini dikemas dengan diskusi dan games seru.

Petrus Eko Nugoho, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Sleman, mengungkapkan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi Z (Gen Z) dalam membentengi diri terhadap berita hoax, serta bagaimana mereka menjadi generasi antihoax dan antifitnah.

Dalam kegiatan ini peserta diharapkan mampu memahami tentang demokrasi, pemilu, dan sanksi sehingga mereka mendapatkan imun atau kekebalan dalam menerima informasi dan bijak serta bertanggung jawab saat menjadi pemilih maupun menyebarkan informasi. Dengan demikian, peserta dapat mengantisipasi berbagai ancaman hoax dan disinformasi dengan edukasi penginderaan hoax.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *