Kursus Musik Gereja PML, Tahun Ajaran Baru dengan Guru Baru

News2526 Views

Yogyakarta. Pusat Musik Liturgi (PML) memulai kembali Kursus Musik Gereja (KMG) dalam tahun ajaran baru 2024/2025. Dengan moto “melalui musik yang bermutu, menggerakkan hati orang”,PML ingin terlibat dalam meningkatkan mutu dan kemampuan petugas musik liturgi di Indonesia agar lebih peka dalam tugas pelayanan, khususnya bagi calon organis.

Pembukaan Kursus Musik Gereja dilaksanakan pada Minggu, 25 Agustus 2024 di ruang aula gedung PML Jl. Ahmad Jazuli 2 Yogyakarta. Pembukaan kursus didahului dengan ibadat sabda yang dipimpin Yohanes Wahyudi dan dihadiri para guru serta siswa baru kursus calon organis dari tingkat SD, SMP, hingga dewasa.

Ibadat sabda dipimpin Yohanes Wahyudi.

Elisabeth Twitien Sezi, Pimpinan PML, mengatakan ada perbedaan menyolok di PML yang sekarang berwajah baru dengan bentuk lebih familier. Ini terlihat dari gedung seperti di aula, yang diisi alat musik untuk dipakai berproses dalam belajar.

Lebih lanjut menurut Elis, kursus ini dapat dikatakan sebagai tempat penggemblengan atau kawah “candradimuka” bagi calon pemain organ Gereja. “PML adalah lembaga sekaligus tempat untuk mengasah keterampilan bagi calon organis Gereja. Maka, gunakanlah tempat ini sebaik mungkin untuk mendukung belajar Anda,” pesan Elis kepada para siswa baru.

Ia pun menyatakan para siswa boleh sharing, bertanya kepada guru atau pengampu seputar liturgi dan musik Gereja. “Bila belum jelas, tanyakan. Jangan takut. Guru akan siap membantu. Gunakan kesempatan tersebut sebaik-baiknya selagi Anda belajar di sini,” tandas Elis.

Peninjauan ruang kelas dipandu Wahyudi.

Kursus organis di PML, menurut data tertulis di PML, sudah dimulai sejak tahun 1971. Didirikan alm. Rm. Karl-Edmund Prier dan alm. Paul Widyawan, PML menjadi wadah mencetak bibit pemain organ Gereja Indonesia yang andal.

“Tempat kursus organis Gereja ini, Puji Tuhan sampai sekarang masih ada peminat, bahkan tanpa jeda, selalu diadakan tiap tahunnya, dan masih berlangsung hingga sekarang,” ungkap Chatarina Maria Gading Luwihing Kasih, sekretaris kursus.

Untuk tahun ajaran baru kali ini, para guru pengampu pun mendapat perhatian khusus PML, karena adanya perubahan signifikan dengan menggunakan potensi guru muda sebagai pengampu. Hal ini merupakan sebuah proses alami dalam regenerasi untuk menyambut tahun ajaran baru, sesuai dengan salah satu visi PML.

Selain mencetak para organis baru untuk Gereja, PML juga ingin mengembangkan dan meregenerasi para guru yang di mulai tahun ini agar sesuai kebutuhan sehingga tidak ketinggalan zaman.

Dalam segi ketrampilan, para pengampu yang baru tak kalah dengan pengampu atau guru lama, karena para guru sebenarnya juga lulusan dari kursus di PML. Dengan demikian, segi metode pembelajaran tetap satu visi, dengan sisi kualitas pendidikan musiknya tak jauh beda dengan pengampu yang lama. “Hanya saja, mereka masih butuh jam terbang dalam pengalaman mengajar. Hal ini menjadi target dan menjadi sebuah tantangan ke depan,” sebut Gading.

Melihat foto-foto siswa.

Ivonia Rambu, salah satu siswa Kursus Musik Gereja tingkat dua, menjelaskan alasannya mengikuti kursus, yaitu ingin nengembangkan bakat musiknya, terlebih dalam bidang musik Gereja. Selain itu, ia juga ingin mempelajari teknik memainkan organ, terutama dalam lagu inkulturasi. “Saya hanya ingin lebih tahu dan ingin belajar tentang teknik permainan organ gaya inkulturasi. Sebab, gaya ini berbeda tekniknya dengan teknik umumnya,” ungkap Imong, sapaan akrabnya, penuh semangat.

Setiap tahunnya, penyelenggaraan kursus organ di PML masih diminati anak-anak siswa SD hingga dewasa. Untuk siswa usia SD, ada dua kelas pilihan, yaitu kelas VOCAL dan ORVO (Organ Vokal). Untuk siswa SMP ada kelas CONBRIO, sedangkan untuk siswa SMA hingga dewasa masuk dalam kelas KMG (Kursus Musik Gereja).

Untuk tahun ini, peminat kursus kelas ORVO sejumlah 26 siswa, VOCAL sejumlah 6 siswa, CONBRIO sejumlah 13 siswa, untuk KMG sejumlah 14 siswa tingkat satu dan ada 4 siswa tingkat dua.

Menurut jadwal tertulis yang sudah beredar, pelajaran kursus berlangsung setiap Senin dan Rabu pukul 17.00-20.00 untuk kelas KMG, Senin pukul 16.45-18.00 untuk kelas CONBRIO, kelas VOCAL pukul 16.45-17.00, dan kelas ORVO pukul 16.45-18.00 setiap Rabu. Tahun pembelajaran 2024/2025 dimulai pada Senin, 26 Agustus 2024 dan akan berakhir pada bulan Mei 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *