Bantul. Selama dua hari, Kamis-Jumat, 23-24 Mei 2024, dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-90 Paroki St. Yakobus Bantul, D.I. Yogyakarta, panitia mengadakan turnamen badminton antarlingkungan dan paroki di Gedung Olah Raga (GOR) Guwosari, Pajangan, Bantul.
Leonardus Sihadi Wasono Putra, Koordinator Bidang Umum Panitia HUT ke-90 Paroki St. Yakobus Bantul, memaparkan latar belakang badminton sebagai cabang olahraga yang dilombakan.

“Badminton adalah salah satu olahraga yang populer di Indonesia. Permainannya atraktif, asyik, serta sportif. Di samping itu, turnamen ini juga melanjutkan tren turnamen antarparoki se-DIY, di Kevikepan Jogja Barat dan Timur,” terang pria yang akrab disapa Edo ini.
Tujuh paroki yang mengikuti turnamen badminton yakni Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran, Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik Wates, Paroki St. Theresia Sedayu, Paroki St. Petrus dan Paulus Klepu, Paroki St. Antonius Padua Kotabaru, Paroki St. Petrus dan Paulus Minomartani, dan Paroki St. Yakobus Bantul sendiri.
Paroki St. Yakobus Bantul menerjunkan dua tim, yaitu Bantul 1 (Thino, Rhino, Robby, Hadi, Cris, Joni, Mamok, Yanto) dan Bantul 2 oleh OMK Paroki Bantul di bawah komando Albertus Donny Irawan, Ketua III Panitia HUT ke-90 Paroki St. Yakobus Bantul.

Di samping antarparoki, turnamen antarlingkungan se-Paroki Bantul diikuti 12 lingkungan (dari 31 Lingkungan). “Kami berharap, mangayubagya (menyambut) HUT ke-90 Paroki Bantul makin bergaung sampai pada acara puncak,” ungkap Edo.
Dalam pertandingan, peserta diperbolehkan menurunkan ganda putra atau putri maupun campuran (mix) supaya makin semarak dan atraktif. Sebab, tidak hanya kaum pria, kaum perempuan juga menyukai permainan badminton.
“Kami melibatkan paroki-paroki lain supaya dapat saling menguatkan dalam iman serta mempererat persaudaraan dalam peningkatan pelayanan, sesuai tema HUT ke-90 Paroki Bantul,” sebut Edo melansir pengantar pembukaan turnamen dari Rm. Laurensius Dwi Agus Merdi Nugroho, Pr (Pastor Paroki St. Yakobus Bantul).
“Ada yang asyik dalam turnamen antarlingkungan, yaitu diperbolehkan berganti pemain saat permainan berlangsung supaya makin banyak yang terlibat,” lanjut Edo.
Satu hari perhelatan (Kamis) dapat selesai dengan perolehan juara sebagai berikut.

Juara antarlingkungan se-Paroki Bantul:
Juara 1: Lingkungan Markus
Juara 2: Lingkungan Albertus Agung
Juara 3: Lingkungan Ignatius Loyola
Juara 4: Lingkungan Pius X
Juara Antarparoki:
Juara 1: Paroki St. Yakobus Bantul 1
Juara 2: Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik Wates
Juara 3: Paroki St. Petrus dan Paulus Klepu
Juara 4: Paroki St. Antonius Padua Kotabaru
Turnamen badminton ini terselenggara berkat kerja keras Panitia HUT ke-90 Paroki St. Yakobus Bantul, OMK St. Yakobus Bantul (STYB), dan dukungan seluruh umat.








