Awal Perjalanan Menjadi Manusia Utuh

Penyerahan Siswa Baru dan Pra MPLS SMA Kolese De Britto

News382 Views

Sleman. Suasana Aula SMA Kolese De Britto Yogyakarta pada Sabtu, 11 Juli 2026 dipenuhi wajah-wajah penuh harapan. Para orang tua hadir bersama putra-putra mereka dalam sebuah momen yang bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah peneguhan kepercayaan: menyerahkan anak-anak mereka kepada sekolah untuk didampingi bertumbuh menjadi pribadi yang utuh. Melalui kegiatan Penyerahan Siswa Baru dan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra MPLS), perjalanan pendidikan para siswa baru resmi dimulai.

Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Rm. Aloisius Dian Permana, SJ, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai ungkapan syukur sekaligus peneguhan semangat kebangsaan.

Setelah pengantar dari pembawa acara, dan perkenalan dari rektor, direksi dan sekaligus para wali dan asisten wali kelas X, para orang tua memperoleh gambaran mengenai arah pendidikan SMA Kolese De Britto melalui paparan yang disampaikan oleh kepala sekolah Robertus Arifin Nugroho, S.Si., M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa pendidikan di De Britto tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, kepekaan sosial, dan spiritualitas Ignasian yang menjadi ciri khas sekolah.

Penyerahan siswa baru dari Yohanes Heri Widodo, perwakilan orang tua, kepada sekolah.

Puncak acara berlangsung saat perwakilan orang tua, Yohanes Heri Widodo, secara simbolis menyerahkan para siswa kepada pihak sekolah. Penyerahan tersebut bukan sekadar perpindahan tanggung jawab, melainkan lahirnya sebuah kemitraan antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi proses pertumbuhan para siswa.

Sekolah pun menerima amanah itu dengan komitmen untuk menjadi komunitas pendidikan yang menghadirkan ruang belajar yang aman, mendidik, dan memanusiakan setiap peserta didik.

Inspirasi semakin menguat melalui sesi berbagi pengalaman dari Prof. Dr. (HC). Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sekaligus alumni De Britto.

Melalui kisah perjalanan hidupnya, ia menunjukkan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan selama menjadi siswa De Britto tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga integritas, daya juang, dan kepemimpinan yang terus hidup hingga memasuki dunia profesional.

Para siswa baru masuk dalam kelompok.

Sesi tersebut dilengkapi dengan kesaksian Yudianto, orang tua siswa Yedija Gayuh Pratama, yang membagikan pengalaman mendampingi putranya selama menempuh pendidikan di De Britto serta pentingnya sinergi antara keluarga dan sekolah.

Memasuki sesi Pra MPLS, para siswa berpindah tempat dari aula menuju ke hall lapangan basket untuk menerima informasi tentang proses dan dinamika yang akan dilaksanakan selama MPLS dari Senin – Jumat, 13 – 17 Juli 2026 yang terbagi dalam sesi pagi dan siang (informatif dan formatif serta transformatif).

Sementara itu, orang tua tetap berada diaula untuk memperoleh berbagai informasi penting mengenai pelaksanaan MPLS, kurikulum, sistem pendampingan siswa, layanan sarana prasarana, administrasi keuangan, hingga jejaring dan kehumasan sekolah.

Kesempatan berdialog melalui sesi tanya jawab menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman sekaligus membangun komunikasi yang terbuka sejak awal perjalanan pendidikan.

Pertemuan orang tua dengan wali kelas.

Sebelum kegiatan ditutup, Rm. Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ memberikan peneguhan. Ia mengajak kepada para orang tua untuk terus berjalan bersama sekolah dalam semangat saling percaya, saling mendukung, dan saling mendoakan demi pertumbuhan putra-putra mereka.

Acara kemudian ditutup dengan doa oleh Fr. Albertus Alfian Ferry Setiawan, SJ dan dilanjutkan dengan pertemuan para orang tua bersama wali kelas di kelas masing-masing.

Penyerahan siswa baru dan Pra MPLS ini menjadi langkah awal yang sarat makna. Di sinilah sebuah perjalanan dimulai, perjalanan yang tidak hanya mengantarkan para siswa menuju keberhasilan akademik, tetapi juga membentuk mereka menjadi pribadi yang kompeten, berhati nurani, penuh belas kasih, dan siap menjadi pemimpin yang mengabdikan hidupnya bagi sesama.

Seperti semangat pendidikan Ignasian, setiap langkah pertama selalu menjadi awal untuk terus bertumbuh, berefleksi, dan menemukan panggilan hidup demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar (Ad Maiorem Dei Gloriam).

Chr. Danang Wahyu Prasetio
Humas SMA Kolese De Britto Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *